Pelatih tim nasional Skotlandia, Steve Clarke, menyatakan rasa bangganya terhadap perjuangan para pemain meski harus menelan kekalahan 0-1 dari Maroko pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026, Sabtu WIB.

Meski memuji penampilan anak asuhnya, Clarke tidak menutupi rasa kecewa karena Skotlandia gagal membawa pulang poin dari pertandingan di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat.

in1

>>> Ahli Gizi Ungkap Cara Mudah Atasi Ngantuk Setelah Makan Siang

"Saya bangga kepada para pemain, tetapi tentu saja kami semua sangat terpukul dan kecewa karena tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan," kata Clarke, dikutip dari laman resmi FIFA.

Menurut Clarke, timnya sempat kesulitan bangkit setelah kebobolan cepat melalui gol Ismael Saibari saat pertandingan baru berjalan dua menit.

Namun, mereka mampu kembali menemukan ritme permainan dan memberikan perlawanan hingga akhir laga.

"Saya pikir kami berhasil bangkit pada babak pertama.

Mungkin kami membutuhkan sekitar 10 menit untuk kembali masuk ke permainan setelah gol Maroko karena ketika Anda mendapat pukulan seperti itu, sangat sulit untuk merespons," ujar Clarke.

Pelatih berusia 62 tahun itu menilai karakter para pemain Skotlandia terlihat ketika mereka mampu bertahan dan tetap kompetitif menghadapi lawan yang memiliki kualitas tinggi.

>>> Bapanas: Produksi Beras RI Tertinggi di Asia Tenggara, Peringkat Keempat Dunia

"Tim yang lebih lemah mungkin sudah runtuh menghadapi kualitas lawan seperti itu, tetapi kami bertahan, kembali ke dalam permainan, dan mulai mengalirkan bola dengan lebih baik," kata Clarke.

Persaingan Grup C Semakin Ketat

Pada pertandingan itu, Maroko memastikan kemenangan berkat gol cepat Saibari yang memanfaatkan umpan Brahim Diaz.