Samsung kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengandalkan chipset buatan sendiri.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu sedang mengembangkan Exynos 2700, prosesor generasi terbaru yang diproyeksikan menjadi senjata utama lini smartphone flagship mereka.

in1

>>> TOP 50 Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 21 Juni 2026 ada Arisan yang Masuk 3 Besar

Presiden sekaligus Kepala Bisnis System LSI Samsung, Park Yong-in, mengonfirmasi bahwa pengembangan Exynos 2700 berjalan sesuai rencana.

Pernyataan itu disampaikan dalam pengarahan terbaru perusahaan, seperti dikutip dari Gizmochina, Sabtu (20/6/2026).

"Pengembangan Exynos 2700 berjalan tanpa hambatan," ujar Park Yong-in. Ia menambahkan bahwa chipset tersebut ditargetkan untuk perangkat smartphone kelas atas, meski belum menyebutkan model spesifik.

Para pengamat industri meyakini Exynos 2700 akan menjadi dapur pacu utama seri Samsung Galaxy S27. Perangkat flagship itu diperkirakan meluncur pada awal 2027.

Desain Side-by-Side untuk Efisiensi

Salah satu pembaruan terbesar pada Exynos 2700 adalah penggunaan desain Side-by-Side (SBS). Konfigurasi ini menempatkan prosesor dan memori DRAM pada substrat yang sama.

Pendekatan tersebut memungkinkan sistem pendinginan bekerja lebih efektif. Kedua komponen utama dapat ditangani secara bersamaan melalui teknologi jalur panas khusus.

Melalui desain SBS, bandwidth memori diklaim meningkat hingga 30–40 persen dengan efisiensi daya yang lebih baik.

Manajemen suhu menjadi lebih optimal dan performa lebih stabil saat menjalankan beban kerja berat seperti AI dan gaming.

>>> Gibran Dialog dengan Petani, Pastikan Tindaklanjuti Masukan Mereka

Fabrikasi 2 Nanometer Generasi Terbaru

Exynos 2700 akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer (nm) generasi terbaru Samsung. Teknologi ini diharapkan mampu menghadirkan lonjakan efisiensi energi sekaligus peningkatan performa dibanding generasi sebelumnya.