Ia juga membantah tuduhan yang menyebut dirinya memukul istrinya menggunakan kursi. Evan mengatakan kursi drum yang dilempar justru diarahkan ke cermin yang berada di depan istrinya.

"Yang ada, saya melempar kursi drum itu ke arah cermin yang ada di depan istri. Ketika kursi itu saya lempar, anak kami (Hawa) terbangun, tapi saya suruh tidur lagi," katanya.

Akui Sempat Mendorong Istri

in1

Evan tidak menutupi bahwa pertengkaran malam itu berlangsung dengan tensi tinggi. Saat perdebatan memanas, ia mengaku terpancing emosi hingga mendorong istrinya dari kasur tanpa ranjang.

Setelah itu, ia mengaku berusaha menenangkan situasi dan mengajak istrinya melanjutkan pembicaraan. Dalam proses tersebut, Evan mengatakan sempat memegang serta menarik tangan sang istri.

"Namun istri menahan dan mungkin saat itu cengkraman tangan saya sedikit kuat. Jadi tidak ada kejadian anak saya melihat pelemparan apalagi pemukulan pada istri saya di depan anak," tuturnya.

Sebelumnya, Uffri Datun Nitami mengaku mengalami trauma akibat insiden yang terjadi dalam rumah tangga mereka. Ia juga sempat meminta pendampingan hukum terkait persoalan tersebut.

Meski demikian, proses mediasi keluarga akhirnya menghasilkan kesepakatan yang membuat keduanya memilih melanjutkan kembali kehidupan rumah tangga bersama.