Perundingan antara tiga raksasa otomotif Detroit—Ford, General Motors (GM), dan Stellantis—dengan serikat pekerja Kanada, Unifor, akan dimulai pada 22 Juni.

Kontrak saat ini akan berakhir pada 20 September, dan Unifor memilih untuk bernegosiasi dengan Ford terlebih dahulu.

in1

>>> Fitur Unik Toyota LiteAce 1980-an: Pembuat Es Batu di Dalam Mobil

Unifor menargetkan kesepakatan dengan Ford pada 10 Juli.

Negosiasi kali ini diperkirakan berlangsung alot karena sejumlah faktor, termasuk perang dagang antara Amerika Serikat dan Kanada serta ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA).

Selain itu, para produsen mobil telah mengambil langkah-langkah yang merugikan pekerja Kanada.

GM menghentikan produksi BrightDrop di CAMI Assembly pada 2025 dan mengurangi satu shift di Oshawa Assembly pada Januari lalu.

Stellantis memicu kemarahan politisi setelah membatalkan rencana membangun Jeep Compass generasi baru di Brampton Assembly.

Sebagai gantinya, model tersebut akan diproduksi di Amerika Serikat di Belvidere Assembly mulai 2027.

>>> Chevrolet Silverado 1500 Berpotensi Hengkang dari Kanada

Ford sebelumnya berjanji mengubah Oakville Assembly menjadi "pusat manufaktur kendaraan listrik Kanada" yang akan memproduksi lima model berbeda.

Namun, rencana itu ditinggalkan pada 2024 dan kini Ford berencana memproduksi truk Super Duty di pabrik tersebut.

Prioritas Unifor dalam Negosiasi

Unifor menyebut perundingan ini berlangsung pada "saat kritis bagi anggota kami dan industri otomotif Kanada."

Mereka menghadapi "ketidakpastian dari sengketa dagang yang berkelanjutan, ancaman tarif, gangguan produksi, dan lanskap otomotif yang berubah dengan cepat."

Serikat pekerja menginginkan Ford, GM, dan Stellantis memberikan jaminan pekerjaan dan pendapatan, serta "landasan yang stabil bagi industri otomotif Kanada."

Unifor juga memprioritaskan keamanan pensiun dan tunjangan kesehatan.

>>> Massachusetts Siapkan Anggaran Hingga Rp1,2 Triliun untuk Cegah Pengemudi Lawan Arah

Unifor memperingatkan bahwa mereka "tidak akan menerima tawar-menawar konsesi" dan akan mempertimbangkan langkah selanjutnya jika tidak mencapai kesepakatan dengan Ford pada batas waktu 10 Juli.