"Dia adalah anak yang belajar bermain sepak bola di jalanan, tetapi dalam bertahan dia juga memiliki disiplin yang tinggi," ujar Yakin.

"Dia masih perlu belajar untuk tampil lebih terstruktur, tetapi kami sedang membuat kemajuan. Kami mencoba memberinya banyak kebebasan bermain, dan dia mengatasinya dengan sangat baik."

in1

Pesta gol Swiss ditutup oleh eksekusi penalti kapten Granit Xhaka menjelang peluit panjang ditiup, sementara Bosnia hanya mampu memperkecil kekalahan lewat gol larut Ermin Mahmic.

Kemenangan telak 4-1 ini mengantarkan Swiss melesat ke posisi puncak klasemen grup sekaligus meredakan keraguan publik setelah ditahan imbang Qatar pekan lalu.

Di sisi lain, hasil ini menghentikan rekor tidak terkalahkan Bosnia dalam sembilan laga kompetitif, meski diwarnai penampilan kapten Edin Dzeko yang mencatatkan sejarah di usia 40 tahun.

"Mungkin awal kami tidak terlalu baik, tetapi sejak jeda pendinginan pertama hingga terjadinya gol, kami adalah tim yang lebih baik," kata pelatih Bosnia, Sergej Barbarez.

"Kami memiliki 2 atau 3 peluang emas yang seharusnya berbuah gol. ...

Ini pertandingan pertama yang kami kalahkan setelah sekian lama, dan ini menyakitkan.

>>> Matchday Dua Piala Dunia 2026: Laga Penentu Fase Grup

Ini cukup menyakitkan, tetapi kami tahu jika kami memenangkan pertandingan berikutnya, kami memiliki peluang besar untuk melaju di turnamen ini."