Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku.

>>> Luis de la Fuente Bela Rodri dari Kritik Tajam Media

in1

Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu." (HR Bukhari)

Tata Cara Mengamalkan

Membaca doa ini pada waktu pagi dan petang merupakan bagian dari amalan zikir harian yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Para ulama menerangkan bahwa waktu terbaik untuk melafazkannya adalah di pagi dan sore hari.

Imam Nawawi menjelaskan, seseorang yang membaca Sayyidul Istighfar di sore hari dengan penuh keimanan, lalu wafat sebelum malam, akan mendapat kabar gembira sebagai penghuni surga.

Janji yang sama juga berlaku bagi mereka yang membacanya di pagi hari kemudian wafat sebelum petang.

Selain dibaca pada waktu pagi dan sore, amalan ini juga dapat diterapkan setelah selesai melaksanakan salat fardhu.

Buku Tiket Ke Surga (Doa-doa Mustajab) memaparkan bahwa membaca doa ini setelah salat wajib menjadi bentuk permohonan ampun sekaligus ikhtiar membentengi diri dari perbuatan maksiat.

Keutamaan bagi yang Mengamalkan

Rasulullah SAW menerangkan keistimewaan yang luar biasa bagi umat Islam yang rutin melafazkan zikir ini pada waktu pagi dan sore.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan, "Barang siapa membacanya pada siang hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum sore, maka ia termasuk penghuni surga.

Dan barang siapa membacanya pada malam hari dengan penuh keyakinan, lalu ia meninggal sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga."

>>> Meksiko Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Korsel

(HR Bukhari)