Komedian Sule memberikan apresiasi terhadap pola asuh mantan istrinya, Nathalie Holscher, dalam membesarkan putra mereka, Adzam, setelah keduanya resmi berpisah.

Pria bernama asli Entis Sutisna itu menilai Nathalie selalu menempatkan dirinya sebagai sosok ayah kandung yang harus tetap dihormati dan dicintai oleh sang anak.

in1

>>> Richard Lee Ajukan Pengalihan Status Tahanan Kota karena Sakit Lambung

Sule mengungkapkan dalam program FYP bahwa dirinya tidak pernah merasa khawatir akan dijauhkan dari Adzam, bahkan jika suatu saat Nathalie memiliki pasangan baru atau memutuskan menikah kembali.

"Justru Nathalie yang selalu menanamkan ke Adzam bahwa saya ini bapaknya.

Jadi, orang yang harus Adzam cari pertama ya saya bapak menangis," ujar Sule dikutip dari program FYP, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Sule menilai mantan istrinya mampu menjaga keseimbangan hubungan keluarga demi tumbuh kembang anak dan tidak berusaha menggantikan peran dirinya sebagai ayah di mata Adzam.

"Adzam tahu siapa ayahnya dan siapa calon papanya. Karena Nathalie juga mengajarkan kepada dia.

>>> MDRT Indonesia Gelar MDRT Day 2026 di Jakarta, Perkuat Kompetensi Agen Asuransi

Untungnya, Nathalie tidak serta merta mendekatkan anak kepada calon suami dan melupakan saya sebagai ayah kandung Adzam," lanjutnya.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari warganet yang menganggap hubungan mereka pasca-perceraian menjadi contoh co-parenting yang dewasa dengan mengutamakan kepentingan anak.

Meski rumah tangga mereka telah berakhir, keduanya dinilai tetap menjaga komunikasi yang baik demi memastikan Adzam tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan penuh kasih sayang.

Sebagai informasi, Sule dan Nathalie Holscher resmi bercerai pada 10 Agustus 2022. Dalam putusannya, majelis hakim mewajibkan Sule memberikan nafkah untuk Adzam sebesar Rp25 juta per bulan.

>>> MSCI Rilis Global Market Accessibility Review 2026, Aksesibilitas Pasar Indonesia Turun Satu Kriteria

Hingga kini, keduanya masih aktif menjalankan peran sebagai orang tua dan kerap menunjukkan dukungan satu sama lain dalam urusan pengasuhan anak.