Kanada menorehkan sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Qatar dengan skor 6-0 di BC Place, Vancouver, Kamis (18/6).

Kemenangan telak ini menjadi bukti kemajuan pesat sepak bola Kanada. Fondasi yang dibangun pelatih John Herdman kini menjelma menjadi kekuatan baru di level internasional.

in1

>>> Didit Prabowo Temui Jokowi di Solo Usai Rangkaian Suro

Menurut data Opta, hasil ini menobatkan Kanada sebagai tim Concacaf dengan jumlah gol terbanyak dalam satu pertandingan sepanjang sejarah Piala Dunia.

Rekor sebelumnya dipegang Meksiko (1970) dan Amerika Serikat (tahun ini) dengan empat gol.

Kanada juga menjadi negara di luar Eropa dan Amerika Selatan yang paling produktif dalam satu laga.

Hat-trick Bersejarah Jonathan David

Striker Juventus, Jonathan David, menjadi bintang dengan mencetak hat-trick di hadapan publik sendiri.

Ia menjadi pemain kedua dari zona Concacaf yang mampu melakukan hat-trick di Piala Dunia, menyamai catatan Bert Patenaude (AS) pada 1930.

>>> Edson Alvarez Selamatkan Meksiko dari Kekalahan Melawan Korea Selatan

David juga menjadi pemain Juventus pertama yang mencetak hat-trick di Piala Dunia setelah Paolo Rossi pada 1982.

Disiplin Buruk Qatar dan Gol Tendangan Bebas

Qatar harus bermain dengan sembilan pemain setelah menerima dua kartu merah langsung.

Ini menjadi rekor buruk sebagai tim AFC pertama yang mengalami hal tersebut dalam satu laga Piala Dunia.

Total enam kartu merah telah dikeluarkan wasit pada fase awal turnamen ini, tertinggi sejak 2014.

Pesta kemenangan Kanada ditutup dengan tendangan bebas langsung indah dari Nathan Saliba. Gol tersebut menjadi tendangan bebas langsung pertama di Piala Dunia 2026.

>>> Drama Korea Teach You A Lesson Puncaki Netflix Global, Angkat Kisah Biro Anti-Perundungan

Saliba sejajar dengan pemain Concacaf lain yang mencetak gol serupa sejak 1966, seperti Luis Chavez (2022), Ronald Gomez (2006), dan Eric Wynalda (1994).