Libur sekolah menjadi momen tepat untuk road trip bersama keluarga. Namun, bagi pengguna mobil listrik, perjalanan jarak jauh memerlukan persiapan ekstra.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menekankan pentingnya perencanaan rute yang matang. "Mobil listrik berbeda dengan mobil konvensional yang sudah banyak SPBU-nya.

in1

>>> Perfect Crown, Drama Korea Bertema Monarki Siap Tayang April 2026

SPKLU di rest area masih terbatas, jadi Anda mungkin harus antre jika banyak yang ingin mengecas," ujarnya.

Untuk mengantisipasi antrean panjang, Sony menyarankan pengendara keluar dari jalur tol dan mencari fasilitas pengisian daya di sekitar area tol atau diler resmi terdekat.

Manajemen Waktu dan Teknik Berkendara

Proses pengisian daya mobil listrik memakan waktu satu hingga dua jam. Sony menyarankan untuk menyelaraskan waktu mengecas dengan waktu istirahat, atau lebih ideal lagi menginap sambil mengecas mobil.

>>> BCA Luncurkan Fitur Poket Rupiah di myBCA untuk Kelola Dana

Selain itu, teknik berkendara juga berpengaruh besar terhadap efisiensi baterai. Pengemudi disarankan mengoptimalkan fitur regenerative braking yang membantu memulihkan energi baterai.

"Mengemudikan mobil listrik dengan gaya mengemudi mobil konvensional bisa membuat baterai cepat habis. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar mengemudi dengan halus dan sabar," kata Sony.

>>> BYD Bangun 6.682 Stasiun Pengisian Cepat di 321 Kota China

Faktor eksternal seperti kondisi lalu lintas juga perlu diperhitungkan. Hindari rute atau waktu perjalanan yang berpotensi macet parah agar konsumsi energi baterai tetap efisien.