MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia di Bursa Saham
Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mempertahankan posisi Indonesia dalam kelompok Emerging Market.
Keputusan ini berdasarkan hasil tinjauan Global Market Accessibility Review 2026 yang dirilis pada Jumat dini hari, 19 Juni 2026 WIB.
>>> Iklan AI Maradona Picu Kontroversi di Argentina
Dengan demikian, bursa saham Republik Indonesia lolos dari risiko penurunan status atau turun kelas menjadi Frontier Market.
Dalam dokumen resmi, Indonesia dinilai memiliki sejumlah keunggulan pada aspek keterbukaan pasar, meskipun masih mendapatkan beberapa catatan perbaikan dari investor institusional global.
Sebelum pengumuman resmi dirilis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,99 persen ke level 6.159 pada perdagangan Kamis, 18 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.
Sehari sebelumnya, IHSG ditutup melemah pada posisi 6.220.
Penurunan indeks saham ini berkaitan dengan sentimen rencana pengumuman review pasar oleh MSCI. Aksi jual bersih oleh investor asing mencapai 13 miliar dolar AS.
Tanggapan OJK dan Kriteria Penilaian MSCI
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi, menilai tekanan jual menjelang pengumuman tersebut digerakkan oleh pengelola dana pasif yang berbasis konstituen indeks global.
>>> Karhutla Aceh Barat: 34,1 Hektare Lahan Terbakar, Lima Kecamatan Terdampak
"Mungkin yang dimaksud yang passive fund ya, yang selama ini mengacu kepada MSCI," ungkap Hasan.
MSCI menjelaskan bahwa penilaian aksesibilitas pasar saham dievaluasi melalui lima kriteria utama.
Kriteria tersebut mencakup keterbukaan terhadap kepemilikan asing, kemudahan arus modal, efisiensi kerangka operasional, ketersediaan instrumen investasi, serta stabilitas kerangka kelembagaan.
"MSCI Global Market Accessibility Review bertujuan untuk menilai dan memantau perkembangan aksesibilitas di masing-masing pasar.
Selain itu, kajian ini juga menjadi sarana untuk memberikan masukan kepada otoritas pasar terkait berbagai aspek yang menurut investor institusional global masih belum memenuhi standar internasional dan memerlukan perbaikan," tulis MSCI.
>>> Neymar Dipastikan Absen saat Brasil Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
Evaluasi menyeluruh terhadap komposisi himpunan peluang investasi internasional dijadwalkan akan diumumkan kembali pada pekan depan. Pengumuman MSCI 2026 Annual Market Classification Review akan dirilis pada 23 Juni 2026.
Update Terbaru
Omoway Luncurkan Motor Listrik Pintar OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Bisnis Daun Bambu Dorong Ekonomi Pedesaan di Anhui, China Timur
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Cari Untung, Tapi Dukung Ekonomi
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Pilihan Chipset Smartphone Terbaik Sesuai Kelas dan Kebutuhan
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Omoway Resmi Luncurkan Motor Listrik OMO X, Indonesia Jadi Pasar Perdana
Jumat / 19-06-2026, 07:20 WIB
Kanada Hajar Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Dua Kartu Merah Warnai Laga
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB
Promo Sabun Mandi dan Cuci Piring di Alfamart, Indomaret, Superindo Awal Mei 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:18 WIB
Polisi Siagakan 4.263 Personel untuk Amankan Demo di Jakarta Pusat
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
Inggris Tumbangkan Kroasia 4-2 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
Potongan Tangga Menara Eiffel Terjual Rp 9,2 Miliar di Lelang Paris
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
MSCI Pertahankan Status Emerging Markets Bursa Saham Indonesia
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
Makroekonomi Global Diprediksi Kendalikan Pasar Kripto Sepanjang 2026
Jumat / 19-06-2026, 07:17 WIB
5 Coffee Shop Nyaman di Dekat Stasiun MRT Haji Nawi Jakarta
Jumat / 19-06-2026, 07:16 WIB
Pelita Jaya Jakarta Tatap Final IBL 2026 dengan Percaya Diri Tinggi
Jumat / 19-06-2026, 07:16 WIB






