Rupiah Diprediksi Menguat pada 17 Juni 2026, Terdorong Pelemahan Dolar AS
Fenomena tersebut membuat para investor kembali memindahkan modal mereka ke dalam aset-aset yang memiliki risiko lebih tinggi.
Meredanya ancaman inflasi global turut menjadi pendorong utama melemahnya indeks dolar AS. Hal ini terjadi karena kekhawatiran terhadap macetnya jalur distribusi energi di Timur Tengah kini mulai berkurang.
"Washington dan Teheran mengumumkan kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik mereka dan membuka kembali Selat Hormuz.
Kerangka kerja perdamaian tersebut memicu penurunan tajam harga minyak dan meningkatkan sentimen risiko di pasar global," ujar Ibrahim.
>>> CEO Danantara Bantah Arahan Presiden soal Penahanan Suku Bunga Himbara
Fokus Investor pada Kebijakan Bank Sentral
Saat ini, pelaku pasar finansial tengah mencermati langkah-langkah strategis dari beberapa bank sentral besar. Perhatian utama tertuju pada kebijakan moneter Federal Reserve dan Bank of England.
Para pemodal juga sedang menantikan kepastian arah suku bunga acuan di AS. Informasi tersebut dinantikan melalui pidato resmi yang akan disampaikan oleh Ketua The Fed, Kevin Warsh.
Kendati indeks dolar AS sedang melorot, sikap waspada tetap mendominasi pasar keuangan.
Ekspektasi pelaku pasar terhadap pemangkasan suku bunga AS tahun ini terpantau menyusut akibat tekanan inflasi yang belum reda.
Ibrahim memprediksi bahwa pergerakan rupiah pada hari ini akan bergerak secara fluktuatif namun tetap memiliki peluang besar untuk berakhir di zona penguatan.
"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp17.690 hingga Rp17.728 per dolar AS," jelasnya.
Data Pergerakan Kurs Sepanjang Hari
Berdasarkan data pasar, rupiah sempat mencatatkan penurunan sedalam 37 poin atau setara 0,21 persen. Penurunan tersebut membawa mata uang domestik ke level Rp17.762 per dolar AS.
Update Terbaru
BPOM Setujui Sistem Nutri Level pada Kemasan Pangan untuk Tekan Penyakit Tidak Menular
Jumat / 19-06-2026, 06:01 WIB
Inggris Hancurkan Kroasia 4-2 pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
Jumat / 19-06-2026, 06:01 WIB
Kementan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino Godzilla
Jumat / 19-06-2026, 06:01 WIB
Aktris Daveigh Chase Meninggal Dunia Akibat Sepsis di Los Angeles
Jumat / 19-06-2026, 06:00 WIB
IHSG Anjlok ke Level 6.172, Saham Perbankan Besar Tertekan
Jumat / 19-06-2026, 06:00 WIB
SKORZ FX Sudirman Hadirkan 15 Arena Olahraga Indoor untuk Hangout Seru
Jumat / 19-06-2026, 06:00 WIB
Marinir Tempa Calon Pengelola KDMP dan KNMP dalam Latsarmil Komcad
Jumat / 19-06-2026, 06:00 WIB
Menkeu Purbaya Targetkan Panda Bonds Senilai 1 Miliar Dolar AS
Jumat / 19-06-2026, 06:00 WIB
Apakah Film Husbands in Action (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Jumat / 19-06-2026, 06:00 WIB
BRI Multiguna Solusi Dana Pendidikan Anak Sambut Tahun Ajaran Baru
Jumat / 19-06-2026, 05:58 WIB
Saham SpaceX Anjlok 6,5% Usai Euforia IPO Mereda
Jumat / 19-06-2026, 05:58 WIB
AS Akhiri Blokade Laut Iran Setelah Kesepakatan Perang Timur Tengah
Jumat / 19-06-2026, 05:58 WIB
Real Madrid Rekrut Marc Cucurella Berkat Peran Jose Mourinho
Jumat / 19-06-2026, 05:57 WIB






