Fasilitas produksi perseroan berlokasi di Tangerang dan Sidoarjo, dengan distribusi produk mencakup pasar domestik hingga ekspor ke Australia dan China.

Kinerja Keuangan dan Kondisi Neraca 2025

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih perseroan melonjak 21,6% menjadi Rp68,2 miliar dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp56,1 miliar.

Pertumbuhan laba ini ditopang oleh perbaikan margin usaha serta efisiensi operasional.

Meskipun penjualan hanya tumbuh satu digit, margin laba bersih perseroan naik ke kisaran 7%.

Struktur permodalan CLPI juga berada dalam kondisi sehat dengan rasio Debt to Equity (DER) sebesar 0,42 kali.

Pada penutupan tahun buku 2025, posisi keuangan perseroan mencatatkan total aset senilai Rp851 miliar.

>>> Saham Big Banks Kompak Melemah Menjelang Pengumuman Suku Bunga Bank Indonesia

Komponen laporan neraca tersebut terdiri dari ekuitas sebesar Rp599,9 miliar, posisi kas Rp246,8 miliar, serta total utang berbunga sekitar Rp251 miliar.