Beton Bisa Jadi Baterai: Seberapa Dekat Kota Penyimpan Energi?
Kapasitas ini setara dengan konsumsi listrik harian rata-rata satu rumah tangga.
>>> Bebek Bernama Merlin Viral Jadi Maskot Tak Resmi Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
Sebuah rumah tinggal standar dengan fondasi dari material ini secara teoritis dapat menyimpan energi listrik sepanjang hari yang dihasilkan panel surya di atap.
Motivasi utama penelitian ini adalah mengatasi dampak lingkungan dari konstruksi bangunan. Produksi beton menyumbang sekitar 8% emisi karbon dioksida global.
Menemukan cara untuk membuat material pasif ini menyimpan energi bersih dapat mengimbangi sebagian biaya lingkungannya.
Namun, memindahkan teknologi ini dari laboratorium ke lokasi konstruksi komersial memerlukan penyelesaian hambatan teknik besar.
Pengembangan terus berlanjut melalui tesis Master of Engineering di MIT pada musim semi 2024 yang fokus pada peningkatan skala material.
Pekerjaan yang dipimpin peneliti Damian Stefaniuk pada pertengahan 2026 menangani tantangan struktural kritis, termasuk cara menyegel beton untuk mencegah elektrolit cair mengering atau melemahkan fondasi.
Jika peneliti berhasil meningkatkan skala material sambil mempertahankan kekuatan strukturalnya, aplikasinya meluas jauh melampaui fondasi rumah.
Tim MIT membayangkan pembuatan jalan umum yang dibangun langsung dari beton penyimpan energi ini.
Jalan tersebut dapat dipasangkan dengan ladang surya untuk menangkap energi pada siang hari, lalu menggunakan teknologi pengisian induktif untuk mengisi ulang kendaraan listrik secara nirkabel saat melaju di atas permukaan jalan.
Meskipun material ini menyimpan lebih sedikit energi per meter kubik dibandingkan baterai lithium-ion standar, kekuatannya terletak pada skalanya.
Beton membentuk kerangka jalan, jembatan, dan bangunan di seluruh dunia.
>>> iHeartRadio Siarkan Gratis Piala Dunia 2026 dengan Komentar FOX Sports
Mengubah sebagian kecil dari massa global itu menjadi jaringan penyimpanan yang tahan lama dan cepat diisi dapat menyediakan cadangan skala besar yang diperlukan untuk menyeimbangkan energi terbarukan.
Update Terbaru
Stellantis, Wayve, dan Uber Bersatu Kembangkan Robotaxi Global
Kamis / 18-06-2026, 03:40 WIB
Portugal Ditahan Imbang DR Kongo pada Laga Pembuka Grup K Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 03:35 WIB
Tecno Spark 50 Pro Resmi Meluncur dengan IP69 dan Kamera 50 MP
Kamis / 18-06-2026, 03:35 WIB
Inggris Hadapi Kroasia di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 03:33 WIB
Tuchel Waspadai Duet Kovacic-Modric di Lini Tengah Kroasia
Kamis / 18-06-2026, 03:33 WIB
Marco Pasalic Siap Bela Orlando City di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 03:32 WIB
Google Resmi Luncurkan Wear OS 7 untuk Pixel Watch 2, 3, dan 4
Kamis / 18-06-2026, 03:32 WIB
Timnas Kroasia Duduki Peringkat 11 FIFA Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 03:31 WIB
Nico O'Reilly Siap Debut di Piala Dunia 2026 Lawan Kroasia
Kamis / 18-06-2026, 03:30 WIB
Tuchel Pasang Stones dan Konsa di Lini Belakang Inggris Hadapi Kroasia
Kamis / 18-06-2026, 03:30 WIB
Ezri Konsa Berpeluang Tampil Jadi Starter Lawan Kroasia di Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 03:29 WIB
Thomas Tuchel Pasang Noni Madueke Jadi Starter Lawan Kroasia
Kamis / 18-06-2026, 03:29 WIB
Garmin Resmi Luncurkan Forerunner 70 dan 170 di Indonesia
Kamis / 18-06-2026, 03:28 WIB
Tottenham Tolak Tawaran Brighton Rp700 Miliar untuk Luka Vuskovic
Kamis / 18-06-2026, 03:28 WIB






