Ahli Saraf Peringatkan: Teknik Sepak Bola Ini Hancurkan Neuron Tanpa Gejala
Menyundul bola sepak hanya sekali dapat melepaskan protein ke aliran darah yang terkait dengan kerusakan sel otak, demikian temuan studi yang diterbitkan di JAMA Neurology pada 18 Mei 2026.
Peneliti dari Amsterdam University Medical Center menganalisis sampel darah dari 302 pemain sepak bola amatir pria kelas atas dalam 11 pertandingan.
>>> Haaland Cetak Dua Gol dan Ganti Nama Punggung di Debut Piala Dunia
Mereka melacak enam protein spesifik sebelum, segera setelah, dan 24 hingga 48 jam setelah setiap pertandingan.
Kamera digunakan untuk merekam frekuensi dan memperkirakan intensitas fisik setiap sundulan.
Dua protein berbeda meningkat lebih tinggi ketika pemain lebih sering menyundul bola atau dengan dampak yang lebih besar.
Kadar protein tersebut kembali ke tingkat normal dalam dua hari. Namun, peneliti memperingatkan bahwa lonjakan sementara ini dapat menyebabkan kerusakan kumulatif jangka panjang.
Dua Biomarker Stres Neural
Studi menemukan perbedaan jelas antara pemain yang melakukan sundulan dan atlet dari olahraga non-kontak. Dua alarm kimia spesifik melonjak dalam darah pemain yang menyundul: S100B dan p-tau217.
S100B adalah protein yang diproduksi terutama oleh sel otak berbentuk bintang yang disebut astrosit.
Dokter secara luas menggunakan S100B untuk menyaring cedera otak traumatis, karena kadarnya biasanya melonjak dalam satu jam setelah benturan kepala.
Pemain yang melakukan lebih dari dua sundulan, atau yang mengalami beberapa sundulan berdampak tinggi, menunjukkan peningkatan langsung pada p-tau217.
Penanda ini merupakan salah satu tanda utama berbasis darah yang digunakan untuk mengidentifikasi penyakit Alzheimer.
Pada jaringan otak yang sehat, protein tau menstabilkan perancah struktural internal kabel transmisi yang disebut neuron.
Update Terbaru
Ryan Giggs Pilih Menjauh dari Sepak Bola Saat Liburan Romantis
Kamis / 18-06-2026, 02:20 WIB
Timnas Portugal Beri Penghormatan Terakhir untuk Diogo Jota di Houston
Kamis / 18-06-2026, 02:20 WIB
Portugal Hadapi Isu Masa Depan Roberto Martinez Menjelang Debut Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 02:16 WIB
FIFA Copot Logo Sponsor Non-Resmi di Stadion Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 02:15 WIB
Harga Slate Truck Bocor di Website, Mulai dari Rp24.950
Kamis / 18-06-2026, 02:12 WIB
Portugal Gagal Menang Lawan DR Kongo di Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 02:10 WIB
Tiket Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026 Mulai Dijual, Harga Termurah Rp 22 Juta
Kamis / 18-06-2026, 02:10 WIB
Portugal Berbagi Poin Setelah Ditahan Imbang RD Kongo 1-1
Kamis / 18-06-2026, 02:09 WIB
Apakah Semua Orang Berambut Merah Terlahir dengan Bintik-Bintik? Sains Ungkap Fakta
Kamis / 18-06-2026, 02:09 WIB
Roberto Martinez Fokus Piala Dunia, Bantah Isu Mundur dari Portugal
Kamis / 18-06-2026, 02:08 WIB
Timnas Portugal Kenang Diogo Jota dengan Gelang Khusus di Piala Dunia
Kamis / 18-06-2026, 02:01 WIB
Coway Luncurkan Slim Stand CHP-5730R dengan Teknologi RO dan Double UV Care
Kamis / 18-06-2026, 02:00 WIB
Astroloji Tiongkok: Sebelas Shio Alami Keberuntungan Besar di Juni 2026
Kamis / 18-06-2026, 02:00 WIB
FIFA Tutup 64 Ribu Kursi Stadion dengan Lakban demi Sponsor Piala Dunia 2026
Kamis / 18-06-2026, 02:00 WIB






