Domestikasi telah mendukung sifat ini karena memudahkan hidup bersama manusia dan hewan lain.

Hasilnya? Kucing Anda memperlakukan Anda seperti ibunya, dan tampaknya berhasil—setidaknya bagi mereka.

Klitche lama bahwa kucing acuh tak acuh terhadap pemiliknya tidak bertahan dalam penelitian ilmiah terbaru.

Dalam penelitian yang dipimpin Saho Takagi di Azabu University Jepang, kucing terbukti mengenali pemiliknya melalui suara, wajah, dan aroma.

Dalam tes penciuman, semua kucing yang diuji menghabiskan lebih banyak waktu menjelajahi aroma asing daripada aroma manusia favorit mereka—tanda bahwa mereka benar-benar mengenal dan menghafal aroma orang tersebut sebagai 'normal'.

Lebih menakjubkan lagi: sebuah studi yang diterbitkan di Scientific Reports mengungkap bahwa kucing dewasa dapat menghubungkan kata dengan gambar sekitar empat kali lebih cepat daripada bayi manusia.

Ini menempatkan mereka sejajar dengan kera besar dan burung beo Afrika abu-abu.

Ya, kucing Anda memahami Anda lebih baik dari yang Anda kira. Studi Jepang menunjukkan bahwa kucing dapat mengasosiasikan kata dengan gambar—dan bereaksi ketika sesuatu tidak cocok.

Mereka bahkan lebih cepat daripada bayi dalam membuat hubungan ini.

Jadi, meskipun ekspresi wajah mereka tidak menunjukkan, kucing benar-benar memperhatikan kita... meskipun mereka pura-pura tidak.

Mengenai keterikatan? Itu benar-benar nyata: banyak kucing menunjukkan masalah perilaku jika dipisahkan dari pemiliknya untuk waktu yang lama.

Itu bukan ketidakpedulian yang tersamar. Itu adalah bentuk keterikatan yang bijaksana—bersyarat, ya, tetapi benar-benar tulus.

>>> Pertamina EP Papua Sukses Uji Produksi Sumur SLW-F2X, Hasilkan 623 Barel per Hari

Jadi, ditempatkan dalam peran 'ibu pengganti raksasa' oleh kucing Anda mungkin adalah cara paling jujur untuk menggambarkan hubungan yang telah berlangsung ribuan tahun: dipilih secara bebas, tidak pernah berdasarkan ketundukan, dan—jika dibandingkan dengan anjing—pada akhirnya jauh lebih kompleks dari yang terlihat.