Tapi justru itu yang menakutkan," ungkap Bernadya.

Lahirnya Arah Baru

Perasaan takut ketika hidup sedang baik-baik saja menjadi fondasi tematik album Semoga Hanya di Mimpi. Bersama Baskara Putra, Bernadya mengubah kebuntuan kreatif menjadi inspirasi lagu "Laut yang Tenang".

Bernadya mengatakan pengalaman writer's block membantunya menemukan arah baru sebagai penulis lagu. Ia memilih menulis secara lebih jujur tentang kegelisahan yang benar-benar dirasakan.

Semoga Hanya di Mimpi merupakan album penuh kedua Bernadya yang akan dirilis pada 24 Juni 2026.

Album tersebut melibatkan produser Rendy Pandugo, Enrico Octaviano, Petra Sihombing, dan Vega Antares.

Bagi Bernadya, album ini menjadi dokumentasi fase hidup yang berbeda dari album debutnya.

>>> CEO Take-Two Konfirmasi Jadwal Rilis GTA 6 Tetap 19 November

Jika sebelumnya banyak berbicara tentang kesedihan dan patah hati, kali ini ia merekam kegelisahan saat semuanya terlihat baik-baik saja.