Daya tarik seseorang tidak selalu ditentukan oleh wajah rupawan atau penampilan fisik.

Menurut psikologi, terdapat tujuh kebiasaan dan sikap yang justru membuat seseorang lebih disukai dan dianggap menarik secara tidak sadar dalam interaksi sehari-hari.

>>> Zuckerberg Siapkan Hackathon AI untuk Dongkrak Semangat Karyawan Meta

Kebiasaan yang Meningkatkan Daya Tarik

Sikap ramah, suka membantu, dan menghargai orang lain dapat meningkatkan persepsi daya tarik. Perilaku prososial ini membuat seseorang dipandang lebih positif.

Kontak mata natural saat berbicara membantu membangun koneksi emosional. Lawan bicara pun merasa dihargai, namun hindari menatap terlalu lama agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan.

Berdiri tegak, bahu rileks, dan posisi tubuh yang terbuka memberikan kesan percaya diri. Postur ini menunjukkan kenyamanan dengan diri sendiri dibandingkan postur membungkuk.

Kemampuan mencairkan suasana dengan humor ringan yang tidak merendahkan orang lain menunjukkan kedewasaan emosional. Menertawakan kesalahan diri sendiri juga menjadi nilai tambah.

>>> Premi Asuransi Pengangkutan Barang Turun Jadi Rp 1,49 Triliun Akibat Konflik Selat Hormuz

Mengakui kesalahan dan segera memperbaikinya menunjukkan kematangan emosional serta rasa percaya diri yang sehat. Hal ini meningkatkan rasa hormat dari orang lain.

Kemampuan menetapkan batasan dan mengatakan 'tidak' dengan sopan mencerminkan harga diri yang baik. Orang lain cenderung lebih menghormati individu yang memiliki batasan sehat.

Kebiasaan sederhana seperti tidur cukup, menjaga kebersihan, berolahraga, hidup teratur, serta menjaga kerapian lingkungan memberikan kesan stabil, tenang, dan dapat diandalkan.

Pada akhirnya, daya tarik bukan hanya soal penampilan fisik.

>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Hingga Juni 2026

Cara memperlakukan orang lain, berkomunikasi, dan menjalani kehidupan sehari-hari juga berperan besar dalam membentuk kesan positif di mata orang lain.