Pastikan air menjangkau rambut kepala, pangkal rambut, bulu-bulu tubuh, lipatan kulit, hingga bagian tersembunyi. Hindari penghalang seperti cat tebal, lem, atau kotoran yang menghambat air.

Tata Cara Sesuai Sunnah

Islam juga menganjurkan beberapa amalan sunnah untuk menyempurnakan ibadah bersuci ini. Imam Al-Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah merincikan langkah-langkahnya.

Langkah pertama adalah membasuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali sebelum memulai mandi. Setelah itu, bersihkan najis atau kotoran yang menempel di badan.

Sebelum mengguyur seluruh badan, disunnahkan berwudhu secara sempurna seperti wudhu sebelum salat, sesuai kebiasaan Rasulullah SAW.

Langkah berikutnya adalah mengguyur kepala sebanyak tiga kali hingga air merata ke seluruh rambut dan kulit kepala. Pada siraman pertama di kepala, niat mandi wajib dihadirkan dalam hati.

Selanjutnya, dahulukan mengguyur anggota tubuh sebelah kanan sebanyak tiga kali, lalu bagian kiri sebanyak tiga kali. Seluruh tubuh depan dan belakang disunnahkan digosok agar air merata.

Bagi yang berambut tebal atau berjenggot, dianjurkan menyela-nyela rambut dengan jari agar air sampai ke pangkal. Perhatikan lipatan kulit seperti belakang telinga, ketiak, lipatan perut, serta sela-sela jari.

Doa Setelah Mandi Wajib

Terkait doa khusus setelah mandi wajib, tidak ditemukan dalil yang memerintahkannya secara spesifik.

Sebagian ulama menganjurkan membaca doa setelah wudhu jika menyertakan wudhu dalam rangkaian mandi. Umat Islam juga dapat memperbanyak zikir dan doa umum setelah bersuci.

>>> IHSG dan Rupiah Melemah Jelang Agenda Krusial Pasar Keuangan

Faktor penentu keabsahan mandi junub terletak pada terpenuhinya seluruh rukun serta kesempurnaan tata cara bersuci yang diajarkan Rasulullah SAW.