Garmin resmi menghadirkan dua smartwatch terbaru, Forerunner 70 dan Forerunner 170, ke pasar Indonesia pada Rabu (17/6/2026).

Peluncuran ini menyusul debut global yang dilakukan pada pertengahan Mei lalu.

>>> Merdeka Gold Gelar Dual Listing di Hong Kong, Bidik Pendanaan Global

Kedua jam tangan pintar ini dirancang khusus untuk pelari pemula hingga progressing runners. Perangkat dibekali fitur yang memberikan data dan bimbingan langsung dari pergelangan tangan.

Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani, mengatakan bahwa perangkat ini menghadirkan pengalaman structured training yang lebih mudah diakses.

Pengguna dapat memahami progres tubuh, menyesuaikan latihan, dan membangun konsistensi dari waktu ke waktu.

Layar AMOLED dan Daya Tahan Baterai

Peningkatan terbesar pada Forerunner 70 dan Forerunner 170 adalah penggunaan layar AMOLED berukuran 1,2 inci.

Layar ini menggantikan panel Memory in Pixel (MIP) yang digunakan pada generasi sebelumnya.

Panel AMOLED membuat tampilan antarmuka lebih tajam dengan warna lebih hidup dan kontras tinggi. Meski menggunakan layar AMOLED, Garmin mengklaim daya tahan baterai tetap panjang.

Baterai Forerunner 70 diklaim mampu bertahan hingga 13 hari dalam mode smartwatch. Sementara itu, Forerunner 170 dapat bertahan hingga 10 hari dalam mode serupa.

Kedua smartwatch tetap mempertahankan ciri khas seri Forerunner dengan menggabungkan layar sentuh dan lima tombol fisik. Ini memudahkan navigasi saat berolahraga maupun penggunaan sehari-hari.

Fitur Olahraga dan Kebugaran

Garmin menyematkan sejumlah fitur olahraga unggulan pada kedua perangkat. Salah satunya adalah Garmin Coach yang memungkinkan pengguna mengikuti program latihan adaptif untuk lomba atau meningkatkan kebugaran.

Program latihan ini menyesuaikan rekomendasi harian berdasarkan kondisi tubuh, performa, dan pemulihan. Terdapat pula fitur Quick Workouts yang memberikan rekomendasi latihan otomatis berdasarkan tingkat kebugaran.