Bangun tidur dengan leher kaku dan sulit menoleh bisa menjadi tanda tortikolis non-spesifik atau yang lebih dikenal sebagai salah bantal.

Kondisi ini menimbulkan nyeri tajam saat kepala digerakkan atau rasa pegal tumpul yang menetap. Meski tidak berbahaya, salah bantal sangat membatasi ruang gerak.

>>> Pemerintah dan DPR Bahas Penyesuaian Biaya Haji 2026

Penderita sering harus memutar seluruh tubuh hanya untuk menengok ke satu sisi akibat kekakuan otot yang intens.

Masalah ini umumnya dipicu oleh posisi tidur yang keliru atau penggunaan bantal yang kurang ideal. Ketegangan otot leher juga bisa disebabkan oleh gerakan mendadak dan stres.

Penanganan Mandiri

Penanganan mandiri dapat dilakukan untuk meredakan ketegangan otot leher.

Langkah pertama adalah melakukan peregangan ringan dengan menggerakkan kepala perlahan ke atas, bawah, kanan, dan kiri tanpa dipaksakan.

Pemberian kompres juga efektif.

>>> Jadwal dan Cara Nonton Piala Dunia 2026 via HP, Cek di Sini

Gunakan kompres dingin untuk meredakan peradangan, atau kompres hangat untuk membantu relaksasi otot leher yang tegang selama 10 hingga 20 menit.

Pemijatan lembut menggunakan minyak hangat atau balsem di area yang kaku dapat mempercepat pemulihan. Pastikan juga untuk mengistirahatkan leher dari gerakan drastis dan aktivitas fisik berat.

Pencegahan dan Kapan ke Dokter

Penggunaan bantal yang tepat menjadi kunci utama mencegah salah bantal. Ketinggian bantal sebaiknya diatur agar posisi kepala sejajar dengan tulang belakang saat tidur.

Pada umumnya, nyeri akibat salah bantal akan mereda sendiri dalam dua hingga tiga hari.

>>> Tardigrada: Makhluk Mungil yang Bisa Membuat Manusia Kebal di Luar Angkasa

Pemeriksaan ke dokter diperlukan jika rasa sakit tidak kunjung berkurang atau disertai gejala lain yang lebih parah.