Persiapan Timnas Jerman menjelang Piala Dunia 2026 mendapat gangguan tak terduga. Seekor ular berbisa jenis copperhead ditemukan di kamp latihan mereka di Winston-Salem, North Carolina.

Kapten Timnas Jerman, Joshua Kimmich, secara terbuka mengakui bahwa ancaman satwa liar ini menjadi kekhawatiran baru.

>>> Promo HokBen 18-19 Mei 2026: Paket Bento dan Teriyaki Lebih Hemat

"Di Jerman, Anda khawatir tentang taktik, cedera, dan lawan berikutnya, namun di sini Anda juga harus memikirkan apa yang mungkin bersembunyi di rumput," ungkapnya.

Insiden penemuan ular berbisa ini tidak hanya dialami skuad berjuluk Der Panzer.

Keluhan serupa juga datang dari kamp latihan Timnas Swiss dan Timnas Norwegia yang berada di kawasan Amerika Utara.

Pihak keamanan kamp latihan Swiss bahkan harus menandai sejumlah area luar ruangan di markas mereka di San Diego sebagai "zona ular" sebelum turnamen dimulai.

Jenis ular yang ditemukan di kamp Jerman, yakni copperhead, merupakan spesies berbisa yang banyak ditemukan di wilayah North Carolina.

Joshua Kimmich menyebut suasana santai di kamp latihan berubah menjadi lebih tegang setelah para pemain mengetahui risikonya.

"Kami melihat ular kemarin dan kami diberitahu bahwa itu berbisa," ujar Kimmich.

"Jika Anda digigit, Anda harus pergi ke rumah sakit, saya tidak berpikir Anda akan mati, tapi itu tentu berbahaya."

Menurut Kimmich, menginjak ular secara tidak sengaja di area rumput bisa menjadi mimpi buruk yang berpotensi mengganggu perjalanan pemain selama turnamen.

Seluruh staf dan pemain kini menerapkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di sekitar lokasi latihan.

>>> Kementerian ESDM Evaluasi Target Produksi Batu Bara 2026 untuk Tutup Defisit PLN