Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan persaingan ketat memperebutkan trofi.

Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini juga diwarnai kehadiran 16 pemain yang terikat hubungan darah sebagai delapan pasangan kakak beradik.

>>> Gubernur Jawa Tengah Coret Peserta SPMB 2026 Jalur Titipan

Fenomena unik terjadi karena beberapa saudara kandung justru tidak bermain di bawah bendera negara yang sama.

Mereka memilih memperkuat tim nasional yang berbeda, sehingga berpeluang saling berhadapan sebagai rival di lapangan.

Kakak Beradik Bela Negara Berbeda

Kisah menonjol datang dari Inaki Williams yang membela Ghana, sementara adiknya Nico Williams menjadi pilar penting bagi Spanyol.

Desire Doue tampil bersama Prancis, sedangkan kakaknya Guela Doue memperkuat Pantai Gading.

Hubungan lintas negara juga terjadi pada keluarga Souttar. John Souttar bermain untuk Skotlandia, sementara Harry Souttar menjadi bagian dari lini pertahanan Australia.

>>> Jemaah Umrah Kuartal Keempat 2025 Tembus 11,2 Juta Orang

Brian Brobbey membela Belanda, sedangkan Derrick Luckassen memilih Ghana.

Kompak Bela Satu Negara

Tidak semua pasangan saudara mengambil jalan berbeda. Lucas Hernandez dan Theo Hernandez kembali kompak memperkuat Prancis.

Pengalaman besar mereka di level klub dan internasional menjadi modal penting bagi Les Bleus.

Belanda juga diperkuat pasangan saudara kembar, Quinten Timber dan Jurrien Timber. Kehadiran mereka menjadi bagian dari regenerasi skuad De Oranje yang berambisi membawa pulang trofi.

Kakak Beradik di Tim Debutan

Dinamika semakin menarik dengan kehadiran pemain bersaudara di timnas debutan. Laros Duarte dan Deroy Duarte sukses membawa Tanjung Verde mencetak sejarah di panggung dunia.

>>> Shin Tae-yong Desak PSSI Wajibkan Klub Turunkan Pemain Muda

Curacao yang menjalani debut di Piala Dunia 2026 juga mengandalkan pasangan kakak beradik, Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna, sebagai simbol perkembangan sepak bola mereka.