Ponsel menjadi perangkat penting untuk berbagai aktivitas, mulai dari komunikasi, bekerja, hingga hiburan. Namun, seiring pemakaian, performanya pasti menurun.

Banyak orang masih bingung menentukan kapan waktu yang tepat untuk mengganti HP. Akibatnya, mereka tetap menggunakan perangkat lama meski kinerjanya sudah tidak optimal.

>>> 4 Tablet Terjangkau untuk Mahasiswa dengan Spesifikasi Mumpuni

Menurut Kevin Rhema Akhwilla, IT Senior Supervisor dan kreator konten teknologi, waktu ideal mengganti HP adalah setelah tiga tahun pemakaian.

"Menurut gue kalau untuk ukuran (ganti) handphone, mungkin bisa sekitar tiga tahunan.

Dengan anggapan, kalian menggunakan semua fitur di handphone itu dengan maksimal," ujar Kevin dalam unggahan TikTok @kevinrhema.

Ia menjelaskan bahwa pada satu hingga dua tahun pertama, perubahan performa masih minor. Namun, setelah tiga tahun, penurunan kinerja sudah terasa signifikan.

Tanda HP Perlu Diganti

Lalu, bagaimana jika HP masih terasa baik setelah tiga tahun?

>>> Microsoft Surface Pro 12 dan Surface Laptop 8 Resmi Meluncur dengan Snapdragon X2

Kevin menuturkan hal itu mungkin terjadi jika ponsel hanya digunakan untuk kebutuhan ringan, seperti telepon, SMS, atau chatting.

"Kalau kalian pakai fitur-fitur di handphone cuma telepon, SMS, chat, atau yang ringan-ringan ya itu bisa tahan lama.

Kalian tidak akan terganggu karena aplikasi itu enggak akan lemot," jelasnya.

Sebaliknya, jika HP digunakan untuk pekerjaan berat, performa akan terasa menurun dalam dua hingga tiga tahun. Kondisi ini menjadi tanda bahwa ponsel perlu segera diganti.

>>> Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan

Kevin menambahkan bahwa keputusan mengganti HP sebenarnya tergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna. Jika ponsel masih mampu menjalankan tugas sehari-hari tanpa kendala, tidak ada keharusan untuk segera upgrade.