>>> BI dan China Perkuat Kerja Sama Mata Uang Lokal untuk Stabilitas Rupiah

"Juara dunia sebelumnya memulai turnamen 2022 dengan kekalahan dari Arab Saudi, tetapi kemudian berhasil menjadi juara.

Turnamen ini masih panjang dan kami masih punya banyak ruang untuk berkembang," tutur Merino.

Ia juga mengingatkan momen Piala Dunia 2010 ketika generasi emas Spanyol sukses menjadi juara setelah sempat kalah dari Swiss di laga pertama.

"Generasi emas Spanyol pada 2010 kalah pada pertandingan pertama. Mereka melewati masa-masa sulit dan menerima banyak kritik.

Namun, mereka mampu membalikkan keadaan. Itu contoh yang bagus untuk kami ikuti," imbuh Merino.

Spanyol kini memiliki waktu lima hari persiapan untuk memulihkan kondisi kebugaran beberapa pilar utama seperti Nico Williams dan Lamine Yamal sebelum laga berikutnya.

"Setelah gagal menang, hal pertama yang Anda inginkan adalah segera bermain lagi untuk menghilangkan rasa kecewa," kata Merino.

Panjangnya jeda menuju pertandingan kedua diakui Merino menjadi tantangan tersendiri bagi kekuatan mental para pemain.

Di akhir penjelasannya, Merino memastikan kondisi internal tim tetap kondusif dan Lamine Yamal dalam suasana hati yang baik.

"Lamine baik-baik saja. Saya baru saja bersamanya dan dia masih bercanda seperti biasanya," tutur Merino.

>>> Timnas Korea Selatan Gelar Latihan Tertutup Jelang Hadapi Meksiko

Ia menambahkan bahwa kombinasi semangat pemain muda dan pengalaman pemain senior menjadi kekuatan utama yang menjaga keseimbangan tim.