Pandangan tentang kehidupan ideal yang identik dengan jadwal sosial padat dan lingkaran pertemanan luas mulai bergeser.

Kini muncul tren baru yang merayakan kehidupan sendiri tanpa pasangan atau anak melalui konten di TikTok.

>>> Ramalan Zodiak 17 Juni 2026: Libra, Scorpio, dan Sagitarius Hadapi Peluang Baru

Para kreator konten ini dikenal sebagai 'loneliness influencer'.

Mereka secara terbuka membagikan rutinitas harian dalam kesendirian dan menunjukkan bahwa hidup sendiri bisa memberikan kedamaian serta kebebasan.

Salah satu kreator, Ella Glows, mengunggah video yang mengumpulkan lebih dari 300 ribu likes. Ella mengaku motivasinya menikmati kesendirian semakin dalam seiring waktu.

Ketika sendirian, ia merasa terbebas dari tekanan untuk memikirkan penilaian orang lain. Ia juga tidak perlu mengkhawatirkan kenyamanan lawan bicara atau merasa terbebani untuk menyenangkan orang di sekitarnya.

"Ketika sendirian, saya benar-benar bisa rileks. Saya tidak perlu menyenangkan siapa pun selain diri sendiri," ungkapnya di TikTok.

Kreator lain asal Toronto bernama Lana juga konsisten membagikan konten serupa. Lana mendedikasikan videonya untuk para perempuan yang hidup sendiri namun tidak merasa kesepian.

Melalui platform tersebut, Lana mendokumentasikan kesehariannya sebagai wanita lajang tanpa anak yang tinggal mandiri dan tidak mempunyai teman dekat.

Unggahan Lana dan Ella menuai banyak respons positif dari warganet yang mendambakan ketenangan serupa.

Beberapa warganet bahkan berkomentar bahwa menjaga hubungan pertemanan yang terlalu banyak justru menguras energi mental.

>>> Helmiatun Mardayanti Viral Usai Batalkan Pernikahan karena Pasangan Selingkuh

Menurut pakar budaya dan branding Chad Teixeira, fenomena ini menandakan perubahan makna kesendirian di mata generasi muda.

Teixeira menjelaskan bahwa status lajang, tidak memiliki anak, atau melewatkan akhir pekan sendirian dahulu dianggap negatif. Namun, kondisi tersebut kini dipandang sebagai keputusan hidup yang diambil secara sadar.