Saham Robinhood juga meningkat 1,1 persen setelah pengumuman pemangkasan 10 persen tenaga kerja penuh waktu.

Investor masih memantau perkembangan geopolitik setelah Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik AS-Iran.

Fokus pasar kini beralih pada keputusan kebijakan moneter The Federal Reserve yang dijadwalkan keluar pada Rabu waktu setempat.

Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen.

Perhatian utama tertuju pada pernyataan Ketua Fed yang baru, Kevin Warsh, mengenai inflasi dan prospek ekonomi.

"Semua mata tertuju pada konferensi pers Warsh," kata Thomas Hayes dari Great Hill Capital.

Ia menambahkan bahwa volatilitas pasar yang lebih tinggi biasanya mewarnai tahun pertama seorang ketua Fed yang baru menjabat.

Saat ini, tingkat inflasi di AS masih bertahan lebih dari satu persen di atas target 2 persen yang ditetapkan The Fed.

Berdasarkan data CME FedWatch Tool, pelaku perdagangan memperkirakan peluang 42 persen untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin pada Desember mendatang.

>>> Minat iPhone 12 Bekas Tetap Tinggi pada Mei 2026

Langkah penurunan suku bunga diproyeksikan baru akan terjadi setelah pertengahan tahun 2027.