Kiswah Ka'bah, kain penutup Kakbah yang suci, merupakan hasil karya para pengrajin yang telah membentuk karakter artistiknya selama bertahun-tahun.

Salah satu tokoh penting di balik keindahan Kiswah adalah mendiang Abdul Rahim Amin Bukhari, seorang kaligrafer terkenal berkat kontribusinya dalam kaligrafi Arab dan desain Islami.

>>> Wagub Sulteng Pastikan Penanganan Warga Terdampak Gempa Magnitudo 6,7

Bukhari lahir di Mekkah pada 1335 Hijriah atau 1917 Masehi. Ia tumbuh dalam lingkungan budaya yang menjunjung tinggi tradisi seni Islam.

Sejak usia muda, Bukhari menunjukkan bakat luar biasa dalam kaligrafi Arab. Kemampuannya terus berkembang hingga menjadi karier panjang yang didedikasikan untuk melayani Ka'bah.

Ia fokus pada penyempurnaan prasasti Arab dan elemen dekoratif pada Kiswah.

>>> One UI 9 pada Galaxy Z Flip 8 dan Z Fold 8 Akan Hentikan Aplikasi Phishing

Di antara karya terkenalnya adalah prasasti bordir pada Kiswah, desain dan kaligrafi tirai pintu Ka'bah, serta berbagai prasasti dan motif dekoratif pada pintu Ka'bah.

Selama lebih dari 30 tahun, Bukhari terlibat dalam pembuatan 21 Kiswah. Ia juga mengawasi pengerjaan kaligrafi dan dekorasi tiga pintu Ka'bah, menjadikannya sosok yang dihormati di bidangnya.

Sebagai penghargaan atas dedikasinya, nama Bukhari dicantumkan pada Kiswah pada masa pemerintahan Raja Faisal bin Abdulaziz Al Saud.

>>> Adobe Creative Cloud Perbarui Lightroom, Premiere Pro, dan Photoshop dengan AI

Hingga kini, penghargaan tersebut tetap menjadi simbol penghormatan atas kontribusi dan warisannya.