Debut Cape Verde di panggung Piala Dunia berakhir dengan hasil yang tak banyak diperkirakan. Tim asal Afrika itu berhasil memetik satu poin setelah menahan imbang Spanyol tanpa gol dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta.

Sosok yang paling mencuri perhatian dalam pertandingan tersebut adalah penjaga gawang veteran Josimar Dias atau yang lebih dikenal sebagai Vozinha. Kiper berusia 40 tahun itu menjadi tembok kokoh yang menggagalkan berulang kali peluang tim lawan.

Penampilan gemilangnya membuat Vozinha terpilih sebagai Man of the Match. Sepanjang pertandingan, ia mencatat tujuh penyelamatan saat menghadapi gempuran Spanyol yang menguasai hampir 75 persen penguasaan bola dan melepaskan 27 percobaan tembakan.

Sejumlah peluang emas yang lahir dari kaki dan kepala pemain-pemain seperti Mikel Oyarzabal, Ferran Torres, hingga Aymeric Laporte berhasil dipatahkan. Salah satu momen paling menentukan terjadi ketika Vozinha menepis sundulan Oyarzabal yang sudah mengarah ke gawang.

Cape Verde juga banyak bergantung pada sang kiper dalam membangun permainan. Statistik menunjukkan Vozinha membukukan 54 sentuhan bola, jumlah terbanyak dibanding pemain lain dari timnya pada laga tersebut.

Usai pertandingan, emosi terlihat jelas dari wajah sang penjaga gawang. Hasil imbang itu memiliki arti besar bagi Cape Verde yang baru pertama kali merasakan atmosfer Piala Dunia.

Negara kepulauan dengan populasi sekitar 550 ribu jiwa tersebut sukses mencuri perhatian dunia lewat hasil yang diraih melawan salah satu kandidat kuat juara turnamen.

>>> Duel HP Android Terbaik untuk Konser: Oppo Find X9 Ultra vs Samsung Galaxy S26 Ultra

Popularitas Meledak Setelah Tahan Spanyol

Performa luar biasa Vozinha tak hanya menghadirkan satu poin penting bagi timnya. Nama sang kiper mendadak menjadi perbincangan luas di media sosial hanya dalam hitungan jam setelah pertandingan berakhir.