Saham Space Exploration Technologies Corp. (SpaceX) kembali mencatatkan lonjakan harga pada hari kedua perdagangannya di New York, Senin (16/6/2026).

Nilai pasar perusahaan kini menembus US$412 miliar setelah saham bersandi SPCX naik 20 persen.

>>> Studi: Lip Tie pada Bayi Baru Lahir Tidak Ganggu Proses Menyusui

Lonjakan ini melanjutkan tren positif dari akhir pekan lalu yang mencapai 19 persen, sebagaimana dilansir dari Bloombergtechnoz.

Harga saham ditutup pada level US$192,46, atau lebih dari 42 persen di atas harga penawaran umum perdana sebesar US$135.

Kenaikan ini mengerek kapitalisasi pasar SpaceX melampaui US$2,5 triliun dan menempatkannya di jajaran enam perusahaan terbesar dunia.

SpaceX kini hanya berjarak kurang dari US$135 miliar untuk melampaui nilai pasar Amazon. com Inc. yang mendekati US$2,7 triliun.

Penggunaan Opsi Greenshoe dan Dana Terkumpul

Berdasarkan pernyataan resmi pada Senin, SpaceX menggunakan opsi over-allotment atau greenshoe yang memungkinkan penjamin emisi menjual tambahan 83,3 juta saham.

Langkah ini meningkatkan total dana yang dihimpun menjadi US$86,2 miliar, atau US$85,7 miliar setelah dikurangi biaya penjaminan.

Keberhasilan IPO ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap penyerapan emisi besar sekaligus membuka jalan bagi rencana IPO kompetitor seperti Anthropic PBC dan OpenAI.

Sentimen positif ini turut mendorong kepercayaan terhadap reli teknologi kecerdasan buatan dan memberikan dampak pada kekayaan pendiri SpaceX, Elon Musk.

Kenaikan nilai saham tersebut menjadikan Elon Musk sebagai orang pertama di dunia dengan kekayaan bersih melampaui satu triliun dolar AS.

Jumlah tersebut tercatat lebih dari tiga kali lipat dari kekayaan pendiri Google, Larry Page, selaku orang terkaya kedua di dunia.

Antusiasme Pasar dan Sentimen Makroekonomi