Harga Emas Dunia Melonjak Imbas Pelemahan Dolar AS dan Damai AS-Iran
Harga emas dunia melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari sepekan pada perdagangan Senin (15/6/2026).
Kenaikan ini dipicu oleh penurunan indeks dolar Amerika Serikat (AS) sebesar 0,2 persen serta meredanya kekhawatiran pasar setelah AS dan Iran menyepakati kerangka perdamaian konflik global.
>>> IHSG Terkoreksi 41,72%, Henan Sekuritas Ingatkan Siklus Pemulihan
Berdasarkan data Investasi, harga emas spot melesat 2,6 persen menjadi US$ 4.327,82 per ons troi pada pukul 13.30 waktu AS, level tertinggi sejak 5 Juni.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 2,7 persen ke posisi US$ 4.351,60 per ons troi.
Lonjakan harga emas terjadi seiring tercapainya nota kesepahaman untuk mengakhiri perang antara AS dan Iran.
Nota tersebut telah ditandatangani oleh Presiden Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, serta Ketua Parlemen Iran.
Dokumen perdamaian dijadwalkan akan ditandatangani secara resmi dalam sebuah upacara di Jenewa pada Jumat mendatang.
Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures, Phillip Streible, menjelaskan bahwa pelaku pasar emas mulai mengabaikan risiko konflik dan beralih fokus pada dampak ekonomi dari kesepakatan damai.
"Berita kesepakatan damai menekan imbal hasil obligasi pemerintah, dolar AS, dan harga minyak. Itulah risiko inflasi dan risiko lintas aset terbesar yang kini mereda," kata Streible.
>>> Spanyol Gagal Taklukkan Tanjung Verde pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
Sebelum kesepakatan ini, emas sempat tertekan sejak pecahnya konflik Iran karena lonjakan harga energi memicu kekhawatiran inflasi yang berpotensi mendorong kenaikan suku bunga.
Kondisi tersebut kurang menguntungkan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen berbunga.
Berdasarkan data CME FedWatch, peluang kenaikan suku bunga AS pada Desember turun menjadi 58 persen dari pekan lalu yang sempat mencapai hampir 70 persen.
Fokus investor kini tertuju pada rapat kebijakan Federal Reserve pada 16-17 Juni, pertemuan pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh.
Di sisi lain, Singapura mengumumkan rencana pembangunan sistem kliring emas over-the-counter (OTC) serta layanan penyimpanan emas oleh bank sentral untuk memperkuat posisi kawasan sebagai pusat perdagangan emas regional.
Tren kenaikan ini juga diikuti oleh logam mulia lainnya.
>>> Kode Redeem FF 11 Mei 2026: Klaim Skin Permanen dan Reward Gratis
Harga perak spot naik 3,1 persen menjadi US$ 70,09 per ons troi, platinum menguat 3,2 persen ke US$ 1.772,85 per ons troi, dan paladium melonjak 4,9 persen menjadi US$ 1.345,98 per ons troi.
Update Terbaru
Bocoran Vivo T5 Lite 5G: Baterai 6500mAh, Layar 120Hz, Dimensity 6300
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Galaxy S26 Terima Pembaruan One UI 9.0 Beta Ketiga dengan Perbaikan Bug
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Pembuatan Kiswah Ka'bah dengan Teknologi Canggih Rampung
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Meta Luncurkan Mode AI di Facebook, Andalkan Data Unggahan Pengguna
Selasa / 16-06-2026, 16:00 WIB
Teheran Tegaskan Israel Terikat dalam Kesepakatan Damai AS-Iran
Selasa / 16-06-2026, 15:59 WIB
Kapal Portugis Berusia 500 Tahun Bermuatan Emas Ditemukan di Gurun Namibia
Selasa / 16-06-2026, 15:56 WIB
Bukti Baru Kaitkan Virus Umum dengan Penyakit Alzheimer
Selasa / 16-06-2026, 15:56 WIB
Kucing Lebih Pintar dari yang Anda Kira: Beberapa Trah Bisa Belajar Trik Seperti Anjing
Selasa / 16-06-2026, 15:54 WIB
Aturan Emas Nikmati Manisan Tanpa Lonjakan Gula Darah
Selasa / 16-06-2026, 15:54 WIB
Hangtuah Jakarta Lepas Pelatih dan Kapten Tim untuk Persiapan IBL 2027
Selasa / 16-06-2026, 15:54 WIB
Kupu-Kupu Terberat di Dunia Ternyata Bersembunyi di Australia
Selasa / 16-06-2026, 15:53 WIB
Travel ke 190+ Negara dengan Biaya Kurang dari €4? Ini Caranya
Selasa / 16-06-2026, 15:53 WIB
Robot Kini Bersekolah di China untuk Kuasai 45 Keterampilan
Selasa / 16-06-2026, 15:53 WIB
Efek Kafein pada Otak Saat Tidur: Lebih Waspada, Kurang Pulih
Selasa / 16-06-2026, 15:52 WIB






