Oleh karena itu, situasi saat ini belum bisa diklaim sebagai keberhasilan makro yang besar.

"Sukses itu kalau bisa menguat kembali ke area Rp 15.000," kata Ariston.

>>> Klaim Kode Redeem Slime RNG Mei 2026 untuk Dapatkan Item Gratis

Faktor Depresiasi Rupiah Sebelumnya

Sebelum momentum penguatan, dosen FEB UGM Eddy Junarsin sempat menganalisis pemicu depresiasi rupiah.

Dari sisi internal, penyusutan surplus neraca perdagangan menjadi salah satu penyebab utama.

Faktor global seperti kenaikan harga minyak dunia turut memberikan tekanan bagi Indonesia yang merupakan net importir minyak.

Kebijakan bank sentral AS Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga acuan tinggi juga memperkeruh situasi.

"Arus modal asing di saat seperti ini tentu akan mengalir ke tempat yang lebih aman, dalam konteks pasar keuangan contohnya adalah Amerika Serikat," kata Eddy.

Dampak terhadap Industri dan Sektor Riil

Efek paling instan dari depresiasi mata uang adalah membengkaknya biaya impor.

Ketergantungan industri manufaktur nasional terhadap bahan baku dan komponen impor membuat dampak ini meluas.

Eddy menegaskan bahwa fluktuasi nilai tukar tidak memberikan keuntungan merata bagi seluruh sektor bisnis.

"Industri yang bergantung pada impor, seperti energi, pangan impor, serta mesin dan alat berat, justru akan terdampak karena biaya menjadi lebih mahal," ungkapnya.

Tingginya biaya produksi pada akhirnya dibebankan kepada konsumen lewat kenaikan harga barang dan jasa.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pelemahan nilai tukar telah menekan pelaku usaha mikro seperti produsen tahu dan tempe.

"Kan saya dengar penjual tempe, penjual tahu sudah tergerus keuntungannya atau terpaksa menaikkan harga karena bahan bakunya masih diimpor," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Gedung DPR/MPR, Sabtu (6/6/2026).

Tekanan ekonomi ini juga dirasakan rumah tangga akibat naiknya harga kebutuhan pokok yang menggerus daya beli.

Purbaya menegaskan bahwa fokus kebijakan pemerintah diarahkan untuk memastikan stabilitas ekonomi makro dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas.

>>> Perbandingan Spesifikasi Vivo Y04s dan Infinix Smart 20, HP 1 Jutaan

"Dengan nanti kebijakan lebih bagus, itu kita akan melihat rupiah yang lebih stabil sehingga para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga bisa merasakan harga yang lebih baik," paparnya.