Selain itu, pembangunan pipa gas bumi Dusem sebesar Rp 3,94 triliun dan jaringan gas rumah tangga (jargas) Rp 5,21 triliun untuk 959.232 sambungan rumah.

Proyek pipa transmisi gas Semarang-Solo-Jogjakarta dialokasikan Rp 702,38 miliar, dan pipa Cirebon-Bandung Rp 577,56 miliar.

Di sektor energi terbarukan, dibangun 3 unit PLTMH senilai Rp 58,58 miliar, program konversi motor listrik Rp 635,24 miliar, dan program kompor listrik Rp 815,56 miliar.

Pemerintah juga menganggarkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi 250.000 rumah tangga sebesar Rp 520 miliar.

Program infrastruktur listrik desa (Lisdes) mendapat alokasi Rp 9,75 triliun untuk 3.054 lokasi.

>>> Raul Asencio Optimistis Jose Mourinho Bawa Real Madrid Raih Juara

Setelah pemaparan, Bambang meminta persetujuan anggota dewan dan mengetok palu, menyetujui pagu indikatif Kementerian ESDM tahun 2027 sebesar Rp 27,335 triliun.