Secara umum, tinggi hilal di seluruh Indonesia sudah bernilai positif saat matahari terbenam, namun parameternya berbeda di setiap daerah.

Parameter Ketertampakan Hilal Wilayah

Kota Merauke di Provinsi Papua Selatan mencatat parameter terkecil dengan tinggi hilal mar’i 0 derajat 42 menit, elongasi hakiki 5 derajat 37 menit, serta lama hilal 5 menit 19 detik.

Sementara parameter terbesar ada di Kota Lhoknga, Provinsi Aceh, dengan tinggi hilal mar’i 3 derajat 37 menit, elongasi hakiki 6 derajat 57 menit, serta lama hilal 18 menit 30 detik.

Berdasarkan data tersebut, kriteria visibilitas (imkanur rukyah) terbaru dengan tinggi minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat hanya terpenuhi di wilayah Indonesia bagian barat seperti Aceh.

Wilayah lainnya belum memenuhi kelayakan sehingga hilal tidak dapat teramati secara keseluruhan.

LF PBNU mengapresiasi dan berterima kasih kepada warga Nahdliyin yang berpartisipasi aktif dalam rukyatul hilal.

>>> Bandingkan Spesifikasi Vivo Y04s dan Infinix Smart 20, HP Rp1 Jutaan

Pihak PBNU juga menginstruksikan jaringan Lembaga Falakiyah tingkat PWNU dan PCNU se-Indonesia untuk segera menyebarluaskan pengumuman resmi awal Muharram 1448 Hijriah ini ke pengurus dan warga setempat.