Inggris Siap Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Pemerintah Inggris bersiap menerapkan larangan penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini bertujuan melindungi kesehatan mental mereka dari dampak buruk dunia maya.
Perdana Menteri Keir Starmer mengumumkan bahwa regulasi pendukung akan disusun hingga akhir tahun ini. Target pelaksanaannya direncanakan mulai musim semi tahun depan.
>>> Megawati Tegaskan Hubungan Baik dengan Prabowo saat Resmikan Istana Gebang
Larangan ini akan membatasi interaksi anak-anak di platform besar seperti Snapchat, TikTok, dan Instagram. Kebijakan juga menyasar situs gim yang memfasilitasi komunikasi anak dengan orang asing.
Dukungan Publik dan Perdebatan
Starmer menyatakan bahwa larangan penuh adalah pilihan yang tepat. Menurutnya, kebijakan ini akan mengembalikan masa kecil anak-anak dan memberikan rasa aman yang lebih baik.
Pendekatan ini meniru model hukum di Australia yang telah menetapkan aturan serupa sejak Desember lalu.
Kebijakan Inggris mengecualikan layanan pesan instan seperti WhatsApp dan Signal, namun memblokir fitur live streaming.
>>> KPK Minta Fuad Hasan Masyur Kirim Bukti Sakit Usai Mangkir Lagi
Langkah tegas ini diambil setelah konsultasi publik yang menjaring lebih dari 116.000 tanggapan.
Lebih dari 83 persen orang tua merasa risiko media sosial lebih besar dari manfaatnya, dan sekitar 90 persen mendukung batas usia minimum 16 tahun.
Meski demikian, kebijakan ini masih menuai perdebatan di kalangan peneliti dan psikolog karena dinilai belum memiliki bukti ilmiah yang kuat.
>>> BYD Indonesia Salurkan Donasi Pendidikan dari Setiap Penjualan Mobil
Sekelompok pelajar di London mengakui adanya risiko yang menyertai manfaat teknologi digital.
Update Terbaru
Promo PSM Alfamart 16-23 April 2026: Diskon Produk Perawatan dan Camilan
Senin / 15-06-2026, 22:21 WIB
FLIFE Hadirkan AC FLOO Standard Series untuk Kenyamanan Termal dan Efisiensi Energi
Senin / 15-06-2026, 22:21 WIB
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Andalkan Kamera Premium
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Kesepakatan Damai AS-Iran Kurangi Beban Subsidi APBN
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Bayern Munchen Dekati Nathaniel Brown Usai Tampil Memukau di Piala Dunia
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Manchester United Gagal Dapat Cucurella, Incar Alvaro Carreras
Senin / 15-06-2026, 22:20 WIB
Manuel Neuer Cetak Tiga Rekor Bersejarah pada Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 22:19 WIB
Cara Mudah Mengaktifkan PayLater di TikTok Shop untuk Belanja Cicilan
Senin / 15-06-2026, 22:19 WIB
Gagal Rekrut Cucurella, Manchester United Incar Alvaro Carreras
Senin / 15-06-2026, 22:19 WIB
ITV Umumkan Komentator dan Pandit untuk Laga Spanyol vs Tanjung Verde
Senin / 15-06-2026, 22:17 WIB
DPR Minta Badan Gizi Nasional Perbaiki Usulan Anggaran 2027
Senin / 15-06-2026, 22:17 WIB
Dewi Perssik Biasakan Mengaji Sebelum Syuting Program Televisi
Senin / 15-06-2026, 22:16 WIB
Dupoin Futures Indonesia Perluas Literasi Perdagangan Berjangka di PRJ 2026
Senin / 15-06-2026, 22:16 WIB






