"Saya tahu harga udah pada naik. Tapi saya juga tahu tata cara.

Saya tidak ada dalam pemerintahan. Ya, saya akan menyampaikan, tapi menyampaikannya ke siapa?

Yaitu ke DPR dari fraksi PDI Perjuangan. Gitu lho.

Itu apa namanya? Itu tata cara, itu apa namanya?

Etika dan moral," ujarnya.

Megawati juga menyoroti nasib petani sebagai fondasi bangsa, merujuk pada konsep Marhaenisme Bung Karno. Ia menginstruksikan pengorganisasian petani secara mandiri demi kedaulatan pangan nasional.

Sejak 2021, Megawati telah menginstruksikan seluruh struktur partai untuk menanam 10 jenis tanaman pangan pendamping beras sebagai antisipasi ancaman kelaparan.

"Siapa yang sudah mengerjakan? Jangan sombong kalau jadi anggota PDI Perjuangan.

Kalian tidak malu sama saya? Umur saya sudah mau 80 tahun, tapi saya masih bisa berteriak seperti ini.

Mbok ya semangat!" selorohnya.

Ia mengutip pesan Bung Karno bahwa urusan pemenuhan pangan bagi rakyat adalah prioritas mutlak untuk mencegah potensi kerusuhan.

"Artinya nomor satu untuk rakyat adalah makanan. Makanya, why saya tadi nanya harga sudah naik apa belum," tuturnya.

>>> Nindya Karya Pastikan Kesiapan Fasilitas Sekolah Rakyat Deli Serdang

Acara peresmian renovasi Istana Gebang berlangsung khidmat dengan penekanan sirine. Setelah pidato, Megawati bersama keluarga dan petinggi partai meninjau interior rumah masa kecil Bung Karno tersebut.