Pemanfaatan aplikasi penghasil uang di internet semakin diminati masyarakat Indonesia. Fenomena ini beriringan dengan melonjaknya pengguna telepon pintar dan dompet digital.

Platform digital ini dipandang sebagai alternatif praktis untuk memperoleh pendapatan tambahan berupa saldo DANA atau uang jajan tanpa keluar rumah.

>>> Vera Wang Tampil Berani dengan Bra Top Menjelang Usia 77 Tahun

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat jumlah pengguna internet di tanah air terus bertumbuh setiap tahun.

Situasi ini membuka peluang bagi pengembang platform untuk menyajikan misi ringan berhadiah poin atau reward.

Perolehan poin tersebut dapat dikonversi menjadi saldo e-wallet. DANA menjadi salah satu dompet digital yang paling banyak digunakan untuk menampung hasil tersebut.

Mekanisme kerja platform ini umumnya bertumpu pada penyelesaian tugas sederhana oleh pengguna.

Aktivitas yang tersedia meliputi pengisian kuesioner singkat, membaca artikel berita, menonton video pendek, hingga menguji fitur baru.

Pencairan menjadi saldo e-wallet seperti DANA dapat dilakukan setelah akumulasi poin mencapai batas minimum penarikan yang ditentukan.

Rina (27), seorang pengguna di Jakarta, merasa terbantu dengan kehadiran aplikasi penambah penghasilan ini. "Saya sering isi survei di Jakpat atau YouGov.

Memang tidak besar hasilnya, tapi lumayan untuk menambah saldo DANA. Rasanya lebih bermanfaat daripada sekadar scroll media sosial," ujarnya.

Opsi Aplikasi Penghasil Uang

Google Opinion Rewards dan Jakpat menjadi opsi yang sesuai bagi masyarakat yang menyukai pengisian kuesioner pendek.

>>> 5 Seconds of Summer Tambah Jadwal Konser di Jakarta 6 Desember 2026

YouGov Indonesia dan Toluna Influencers hadir sebagai penyedia layanan survei berskala internasional dengan skema poin yang stabil.

Surveyon menawarkan fleksibilitas pengisian kuesioner kapan saja. Sementara itu, Cashzine dan BuzzBreak membagikan reward melalui aktivitas membaca artikel serta berita.