Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi kabar tersebut melalui platform Truth Social. "Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah rampung," tulisnya.

Trump langsung menginstruksikan pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade Angkatan Laut AS. Upacara penandatanganan resmi dijadwalkan di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026.

Pembukaan Selat Hormuz sangat krusial karena jalur logistik vital ini telah tertutup sejak akhir Februari. Penutupan sebelumnya memicu lonjakan harga energi, gas, dan pupuk global.

Wakil Presiden AS JD Vance menyambut baik perdamaian ini.

"Kami akan mampu menekan biaya energi, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk jangka panjang," ujarnya dalam wawancara dengan Fox News.

Pemerintah Qatar juga menyambut kesepakatan ini sebagai langkah penting untuk perdamaian berkelanjutan dan pemulihan ekonomi internasional.

>>> Sistem Kelistrikan Jawa Terganggu Akibat Force Outage dan Derating Pembangkit

Negara-negara Eropa seperti Inggris, Jerman, Prancis, dan Italia menyatakan kesiapan mencabut sanksi terhadap Iran dengan syarat jaminan konkret terkait program nuklir.