PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) kompak naik 2,80 persen, masing-masing ke Rp1.285 dan Rp550.

Sejumlah Emiten Alami Koreksi

Di sisi lain, beberapa emiten justru mengalami koreksi.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) melemah 4,34 persen ke Rp8.275, PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) turun 3,67 persen ke Rp1.180, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) turun 2,00 persen ke Rp1.225, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) turun 1,01 persen menjadi Rp1.475.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) menyusut 0,78 persen ke Rp2.550, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) terkoreksi 0,43 persen ke Rp23.375, dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) turun 0,30 persen ke Rp1.660.

Sentimen Damai AS-Iran

Investment Analyst Lead Stockbit Edi Chandren sebelumnya memproyeksikan IHSG akan terapresiasi.

Sentimen positif berasal dari kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu penurunan harga minyak dunia sekitar 4 persen, kenaikan harga emas sekitar 2 persen, serta penguatan bursa Asia.

Penurunan harga minyak dinilai mampu meredam kekhawatiran sektor fiskal pemerintah. Hal ini berpotensi memberikan dampak positif bagi stabilitas nilai tukar rupiah dan pergerakan saham-saham blue chip.

>>> Duo Pembalap Aprilia Sebut Marc Marquez Tetap Berpeluang Juara MotoGP 2026

"Secara sektoral, saham-saham komoditas khususnya emas berpotensi rally pada perdagangan hari ini. Selain itu, sentimen risk-on berpotensi mendorong saham-saham konglomerasi secara umum," kata Edi, Senin (15/6/2026).