FIFA Investigasi Wasit Shaun Evans Terkait Dugaan Gestur Rasial
Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tengah melakukan investigasi terhadap wasit Shaun Evans.
Ia diduga menunjukkan gestur yang diartikan sebagai simbol supremasi kulit putih saat bertugas di Piala Dunia 2026.
>>> Brasil Ditahan Imbang Maroko pada Laga Perdana Piala Dunia 2026
Insiden itu terjadi dalam pertandingan antara Jerman melawan Curacao pada Senin (15/6/2026) pagi WIB.
Evans yang bertugas sebagai pengawas Video Assistant Referee (VAR) terekam kamera melakukan gestur berupa lingkaran dari ibu jari dan telunjuk dengan tiga jari lain terentang.
Simbol tersebut memicu perdebatan di media sosial. Sebagian pihak mengaitkannya dengan lelucon anak-anak, sementara yang lain menilainya sebagai simbol kelompok sayap kanan ekstrem.
Jaringan anti-diskriminasi Fare secara resmi melayangkan protes keras. Mereka mendesak otoritas sepak bola bertindak tegas demi menjaga netralitas pertandingan.
>>> Menkeu Purbaya Ingin Tebus Harley-Davidson Hasil Lelang Kejagung
"Saran dari para ahli kami adalah bahwa gestur yang digunakan jelas menyerupai simbol tangan ‘OK’ terbalik yang digunakan sebagai simbol ‘kekuatan kulit putih’ di kalangan sayap kanan ekstrem global," kata perwakilan Fare.
Fare juga mempertanyakan motif Evans yang melakukan gestur tersebut tepat di depan kamera penyiaran internasional.
Mereka mencatat adanya perubahan kebijakan penayangan gambar dari tim produksi televisi pada pertandingan berikutnya.
Lembaga Anti-Defamation League (ADL) turut memberikan pandangan. Mereka mengingatkan agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan tentang niat di balik penggunaan isyarat tersebut.
>>> Cara Mendeteksi Alat Pelacak Bluetooth Tidak Dikenal di Android dan iPhone
Hingga saat ini, proses pengumpulan bukti dan klarifikasi masih terus berjalan di internal FIFA.
Update Terbaru
BCA Tutup Sementara Kantor Cabang saat Libur 1 Muharram 1448 H
Senin / 15-06-2026, 19:37 WIB
Lamine Yamal Pulih dari Cedera Hamstring Jelang Laga Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 19:37 WIB
Lini Maxi Mendominasi Setengah Penjualan Yamaha di Bandung
Senin / 15-06-2026, 19:36 WIB
Gamelan Makin Digemari Masyarakat Amerika Serikat
Senin / 15-06-2026, 19:36 WIB
Erick Thohir Naturalisasi Dua Pemain Muda Australia untuk Timnas
Senin / 15-06-2026, 19:36 WIB
Menteri ESDM Usulkan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk Infrastruktur 2027
Senin / 15-06-2026, 19:36 WIB
IHSG Melonjak 4,12% ke 6.254, Damai AS-Iran Jadi Pendorong
Senin / 15-06-2026, 19:36 WIB
BNI Siapkan Layanan Terbatas Selama Libur Tahun Baru Islam
Senin / 15-06-2026, 19:33 WIB
Juan Sebastian Veron Peringatkan Argentina Tak Boleh Bergantung pada Lionel Messi
Senin / 15-06-2026, 19:33 WIB
Road Trip ke Yogyakarta via Tol Trans-Jawa, Siapkan Saldo E-Toll Segini
Senin / 15-06-2026, 19:32 WIB
Gina Rinehart Borong Saham IPO SpaceX Senilai Satu Miliar Dolar
Senin / 15-06-2026, 19:32 WIB
Aset Keuangan Asia Menguat Setelah Kesepakatan Awal AS dan Iran
Senin / 15-06-2026, 19:32 WIB
Samsung Galaxy S26 FE Terlihat di Database WPC, Modul Kamera Baru Lebih Menonjol
Senin / 15-06-2026, 19:32 WIB
IHSG 15 Juni 2026 Melesat 3,48 Persen di Awal Perdagangan
Senin / 15-06-2026, 19:32 WIB






