Gelandang Timnas Portugal, Vitinha, menolak menyebut negaranya sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 meski memiliki skuad bertabur bintang.

Pernyataan itu ia sampaikan menjelang turnamen yang akan digelar pada 14 Juni 2026.

>>> Mengenal Empat Peringatan Penting dalam Daftar Hari Besar 18 Februari

Portugal tergabung di Grup K bersama Republik Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.

Skuad asuhan Roberto Martinez ini dihuni perpaduan pemain senior seperti Cristiano Ronaldo (41 tahun), Bruno Fernandes, dan Bernardo Silva, serta talenta muda seperti Joao Neves, Rafael Leao, dan Vitinha sendiri.

Banyak pihak menilai komposisi ini mirip dengan Argentina saat juara Piala Dunia 2022. Namun, Vitinha meminta semua pihak tetap rendah hati.

Pandangan Vitinha soal Peluang Portugal

"Kami adalah kandidat, tanpa diragukan. Kami punya tim yang sangat kuat.

Tapi favorit, saya tak akan bilang begitu, saya tak akan menyebutnya seperti itu," ujar Vitinha dikutip dari The Athletic.

>>> Nestory Irankunda Cetak Rekor Saat Australia Tundukkan Turki

Ia menekankan pentingnya fokus dan kerja keras.

"Kami harus rendah hati, fokus ke pertandingan berikutnya alih-alih melihat terlalu jauh, dan banyak-banyak bekerja keras," kata pemain Paris Saint-Germain itu.

Menurut Vitinha, bakat saja tidak cukup. "Yang dibutuhkan adalah dedikasi tinggi dan komitmen yang besar.

Itu adalah bahan-bahan yang ideal untuk pulang dengan hasil terbaik," tuturnya.

>>> Pemadaman Lampu di Jakarta Hemat Listrik Rp 108 Juta

Portugal memulai perjuangan dengan melawan Republik Demokratik Kongo, kemudian Uzbekistan dan Kolombia. Turnamen ini kemungkinan menjadi kesempatan terakhir Cristiano Ronaldo meraih trofi Piala Dunia.