>>> Lee Jun-young Akan Jalani Wamil pada Juli 2026

Elemen musik, mode, dan kuliner yang ditampilkan dalam film menjadi produk konsumen, mengikuti model "Squid Game." Thriller survival itu berhasil menggunakan IP-nya untuk melibatkan penggemar global.

Setelah dirilis pada 2021, franchise "Squid Game" mendorong penjualan global tracksuit, kostum penjaga, toko pengalaman pop-up, dan perlengkapan untuk dalgona — permen sarang lebah tradisional Korea.

Hal ini memaksa industri hiburan global untuk mengevaluasi ulang potensi komersial konten Korea.

Tur "KPop Demon Hunters" yang akan datang menunjukkan skala audiens global film tersebut dengan menggabungkan pertunjukan langsung dengan penceritaan animasi.

Tur dunia adalah model keuntungan yang sangat menguntungkan di pasar K-pop, di mana konsumen secara bersamaan membeli tiket, merchandise, dan paket streaming digital.

Tur ini mengintegrasikan struktur fandom musik yang mapan langsung ke dalam konten.

Rilis film yang sukses kini menjadi katalis untuk perluasan franchise jangka panjang melalui sekuel, spin-off, dan acara langsung.

Melalui inisiatif ini, Netflix bertujuan untuk memberi merek alam semesta fiksi daripada memperlakukan produksi sebagai rilisan mandiri.

Tur ini juga menargetkan industri pariwisata imersif, yang sering memanfaatkan konten hiburan untuk menghasilkan pendapatan perjalanan.

Destinasi bertema dan produk konsumen unggulan berevolusi dari rute wisata statis menjadi pusat pengalaman aktif.

>>> Demon Slayer dan Heart Bread ANTIQUE Luncurkan Kolaborasi Pertama dengan Roti Karakter

Tur dunia diharapkan memperluas acara offline imersif, memberikan stimulus ekonomi ke kota tuan rumah.