Brockman menggelontorkan dana sebesar US$25 juta, sementara Altman menyumbang US$1 juta untuk biaya pelantikan.

Akumulasi donasi dari kedua pemimpin OpenAI tersebut tercatat mencapai 26 kali lipat lebih banyak dibandingkan perusahaan kecerdasan buatan besar lainnya.

"Mereka bermesraan dengan Trump, saat ICE membunuh warga Amerika dan Departemen Kehakiman mencoba mengambil alih pemilu," tulis gerakan itu merujuk pada alat penyaringan yang didukung GPT-4.

ChatGPT juga dituding membawa dampak buruk bagi psikologis penggunanya.

Platform ini diklaim memicu krisis kesehatan mental dan menciptakan ketergantungan yang mengikis hubungan sosial antarmanusia.

Gelombang protes tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari internal perusahaan.

>>> Janji Justin Hubner untuk Kamari Usai Menikah dengan Jennifer Coppen

Banyak karyawan OpenAI dilaporkan memilih mengundurkan diri karena menganggap para pemimpin mereka telah melakukan kebohongan, penipuan, dan tindakan ceroboh.