Timnas Iran Tiba di Los Angeles Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
Timnas Iran telah tiba di Los Angeles, Amerika Serikat, untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Kedatangan skuad berjuluk Team Melli pada Minggu (14/6) waktu setempat menarik perhatian karena terjadi beberapa jam setelah pengumuman kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat.
Para pemain Iran bertolak dari Tijuana, Meksiko, menuju Los Angeles. Mereka akan melakoni laga perdana Grup G melawan Selandia Baru pada Selasa (16/6) pagi waktu Indonesia.
Berdasarkan laporan Reuters, pengesahan formal kesepakatan damai antara kedua negara akan dilangsungkan dalam sebuah seremonial di Swiss pekan ini.
Momen ini mencatat sejarah baru sejak Piala Dunia pertama kali digelar pada 1930, di mana tuan rumah menyambut tim dari negara yang baru saja terlibat konflik.
Kehadiran skuad Iran di Los Angeles dianggap sebagai representasi pergeseran situasi di luar lapangan hijau. Sebelum adanya pengumuman perdamaian, Iran harus melewati persiapan yang kurang maksimal.
Federasi Sepak Bola Iran sempat menggeser lokasi pemusatan latihan dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, pada akhir Mei lalu.
Kondisi itu memaksa para pemain melakukan perjalanan lintas batas demi bertanding di fase grup Amerika Serikat.
Pelatih Iran, Ghalenoei, mengungkapkan bahwa situasi tersebut menghadirkan hambatan tersendiri.
"Perjalanan yang harus kami lakukan dan penolakan visa terhadap beberapa anggota federasi telah berdampak negatif pada skuad," ujarnya.
Kini, setelah ketegangan politik mereda, tim Iran dapat memfokuskan seluruh energi pada target Piala Dunia 2026.
Ghalenoei menegaskan bahwa pasukannya datang ke Amerika Serikat murni untuk bertanding sepak bola.
Fokus Penuh Menghadapi Selandia Baru
"Kami bukan orang-orang politik.
Kami berada di sini untuk bermain sepak bola dan mewakili rakyat Iran, baik yang di Iran maupun diaspora Iran," kata Ghalenoei.
Iran akan memulai kompetisi di Grup G dengan melawan Selandia Baru di Los Angeles.
>>> Kemenkum Siap Naturalisasi Dua Pemain Keturunan dari Jerman dan Belanda
Pertemuan kedua tim menjadi salah satu laga yang paling menarik perhatian karena bergulir bersamaan dengan momentum perdamaian antara Iran dan tuan rumah.
Update Terbaru
Siri Masa Depan Bisa Jadi Agen AI yang Mengoperasikan Perangkat Apple
Senin / 15-06-2026, 13:08 WIB
BRI Luncurkan Tiga Reksadana Dolar AS Lewat BRImo
Senin / 15-06-2026, 13:05 WIB
Pengguna Internet Indonesia Capai 235,26 Juta Jiwa pada 2026
Senin / 15-06-2026, 13:05 WIB
Manu Kone Tunda Bahas Masa Depan di AS Roma Demi Piala Dunia 2026
Senin / 15-06-2026, 13:05 WIB
Niramas Utama Targetkan Dana IPO Rp392 Miliar untuk Ekspansi Inaco
Senin / 15-06-2026, 13:04 WIB
Ruben Onsu Sindir Giorgio Antonio soal Konten di Rumah Sarwendah
Senin / 15-06-2026, 13:04 WIB
Klasemen Grup B Piala Dunia 2026: Swiss Puncaki Lewat Fair Play
Senin / 15-06-2026, 13:04 WIB
Subsidi Pemerintah AS Jadi Penopang Awal Kesuksesan Tesla dan SpaceX
Senin / 15-06-2026, 13:04 WIB
Disdik Jateng Buka SPMB 2026 untuk SMA dan SMK Negeri, Ini Jadwalnya
Senin / 15-06-2026, 13:04 WIB
Kementan Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Ini Jalur dan Syaratnya
Senin / 15-06-2026, 13:04 WIB
Elon Musk Pilih Tinggal di Rumah Kecil Setelah Jadi Triliuner Pertama
Senin / 15-06-2026, 13:04 WIB
5 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Watt Rendah Hemat Listrik
Senin / 15-06-2026, 12:59 WIB
Pabrikan Jepang Kuasai Pasar Otomotif Indonesia Awal 2026
Senin / 15-06-2026, 12:59 WIB
Nissan Pangkas Waktu Pengembangan Mobil Hingga Separuh Waktu
Senin / 15-06-2026, 12:56 WIB






