Proses konsolidasi laporan keuangan, penyelesaian administrasi, serta penyesuaian operasional dinilai memerlukan waktu.

>>> Meditap Dorong Perusahaan Tinjau Ulang Strategi Kesehatan Karyawan

Meskipun demikian, aksi korporasi ini tetap memberikan sentimen positif bagi persepsi investor terhadap pergerakan saham RATU.

Manfaat kepemilikan aset produktif ini diproyeksikan mulai terlihat nyata pada jangka menengah sebagai sumber pendapatan berulang.

"Ini didukung oleh posisi Madura Strait PSC sebagai salah satu blok migas yang cukup produktif di Indonesia," kata Nafan, Jumat (12/6/2026).

Dalam jangka panjang, akuisisi berpotensi memperkuat pertumbuhan RATU seiring kenaikan permintaan gas bumi domestik dari sektor industri dan komersial.

Namun, perseroan diingatkan untuk membangun sinergi intensif dengan operator lapangan agar transisi berjalan lancar.

Nafan juga menambahkan bahwa perseroan harus memiliki kesiapan finansial yang kuat.

Kesiapan ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan masa depan, termasuk potensi cash call yang muncul dari kepemilikan blok migas.

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan add untuk saham RATU dengan target harga Rp 7.500 per saham.

Di sisi lain, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memberikan pandangan berbeda dari sudut pandang teknikal.

Pergerakan saham RATU dinilai masih berada dalam fase downtrend di bawah garis MA20. Indikator MACD terpantau melandai pada area negatif, sementara indikator Stochastic mulai menguat di area negatif.

Saham RATU direkomendasikan trading buy dengan level support di Rp 4.510 per saham dan resistance di Rp 4.880 per saham.

>>> Bigetron by Vitality Juara MPL Indonesia Season 17 Usai Kalahkan Onic 4-1

Target harga saham dipatok pada kisaran Rp 5.175 hingga Rp 5.650 per saham.