Sementara itu, kendaraan PHEV menghasilkan estimasi biaya energi sekitar Rp21.000 hingga Rp43.169 per hari.

Jumlah tersebut setara dengan Rp525.000 hingga Rp1,07 juta per bulan. Penggunaan listrik menjadi alternatif yang lebih efisien untuk mobilitas harian tanpa menghilangkan fleksibilitas mesin bensin.

Sistem Otomatis dan Inovasi Lepas L8

Sistem pada kendaraan PHEV bekerja secara otomatis membaca kondisi berkendara.

Mobil mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama, dan mesin bensin aktif secara halus saat baterai menurun atau diperlukan tenaga tambahan.

Pendekatan ini dihadirkan Lepas L8 melalui teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle generasi terbaru. Lepas L8 dirancang untuk dapat berkendara dalam mode listrik hingga lebih dari 100 km.

Sistem mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin secara cerdas saat digunakan untuk perjalanan lebih jauh.

Lepas L8 mampu menghadirkan total jarak tempuh hingga lebih dari 1.300 km dalam kondisi baterai dan bahan bakar terisi penuh berdasarkan pengujian internal.

Jarak ini dapat diilustrasikan untuk perjalanan Jakarta–Bali, atau Jakarta–Yogyakarta pulang-pergi tanpa perlu pengisian energi ulang.

Lepas L8 juga membawa fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang berfungsi sebagai sumber daya portabel untuk perangkat elektronik eksternal.

>>> Pemilik Bengkel AD Service Solo Ungkap Cara Aman Cuci Motor Listrik

Teknologi PHEV menawarkan efisiensi tinggi untuk mobilitas harian sekaligus fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh. Ini menjadi solusi tepat bagi masyarakat urban di tengah fluktuasi harga energi.