Pemain pemula Dylan Harper tampil gemilang dengan mencetak 21 poin di babak pertama saat San Antonio Spurs menghadapi New York Knicks pada Gim 5 Final NBA 2026.

Spurs saat itu tertinggal 3-1 dalam seri.

>>> Suporter Skotlandia dan Haiti Padati Boston Jelang Laga Piala Dunia

Namun, keputusan tim pelatih yang tetap memberikan porsi bermain besar kepada De'Aaron Fox memicu kritik keras. Fox hanya mencetak tujuh poin dari 3-per-11 tembakan.

Kritik Pedas Dave Portnoy

Pendiri Barstool Sports, Dave Portnoy, melayangkan kritik tajam melalui akun X miliknya. Ia menyebut hierarki penjaga lini belakang Spurs membingungkan di tengah performa buruk Fox.

"Fakta bahwa Spurs terus memainkan Fox di atas Harper itu gila. Ini seperti skandal Chicago Black Sox," ujar Portnoy.

Pernyataan itu merujuk pada skandal MLB 1919 ketika delapan pemain Chicago White Sox dilarang bermain seumur hidup karena bersekongkol untuk sengaja kalah.

>>> Mochamad Iriawan Pastikan Pasokan Avtur Bandara Ngurah Rai Aman

Pertimbangan taktis pelatih Mitch Johnson kini menjadi sorotan. Kontribusi Harper dinilai lebih besar bagi Spurs dalam laga penentuan tersebut.

Insiden di New York

Sebelumnya, situasi internal Spurs juga diuji oleh tekanan dari luar lapangan.

Setelah kekalahan telak pada Gim 4 di New York, bintang utama Spurs Victor Wembanyama dilaporkan tetap tenang meskipun mendapat tindakan tidak menyenangkan dari pendukung Knicks.

Sekelompok penggemar Knicks melempar telur ke arah Wembanyama dan rekan setimnya saat mereka kembali ke hotel. Spurs sebelumnya membuang keunggulan 29 poin pada Gim 4.

>>> Cerita Haru Afifah Yusuf Lulus Menyapih Dua Anak Selama Dua Tahun

Laga lanjutan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu pukul 20.30 waktu setempat di San Antonio.