Masa depan Franco Morbidelli di MotoGP menghadapi ketidakpastian. Performanya bersama tim VR46 sepanjang musim 2026 dinilai belum menggembirakan.

Pembalap asal Italia itu kini menempati posisi ke-14 klasemen sementara. Ia menjadi penunggang motor Ducati dengan raihan poin terendah sejauh ini.

>>> New York Knicks Siap Kunci Gelar Juara NBA 2026 di San Antonio

Meskipun berhasil mengakhiri paceklik podium selama tiga tahun pada awal musim 2025, pencapaian terbaiknya di musim 2026 hanya finis ketiga saat Sprint Race di Sirkuit Jerez yang diguyur hujan.

Morbidelli tercatat belum pernah finis di atas posisi ketujuh dalam balapan utama di lintasan kering sepanjang tahun ini.

Sementara itu, timnya dirumorkan akan diisi oleh duet baru Fermin Aldeguer dan Nicolo Bulega.

Refleksi dan Masa Depan

"I want to dedicate this result to the people who suffer, who think that they don’t have a chance, just thinking that they are worse than others," kata Morbidelli setelah meraih podium kejutan di Jerez.

Pernyataan itu diyakini menjadi refleksi dari situasi sulit yang dihadapi terkait masa depannya di kelas utama. "My mind is with them.

People have been saying: 'He has no chance, he cannot deliver, he doesn't have the speed, he doesn't have anything'.

>>> Steve Clarke Pastikan Scott McTominay Tampil Lawan Haiti di Piala Dunia 2026

And here we are," tambahnya.

Pembalap bernomor kendaraan 21 itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh kru di garasi tim.

"I thank everyone in the team, and I dedicate this podium to the people who suffer," lanjutnya.

Ketidakpastian kontrak untuk musim 2027 tidak hanya dialami Morbidelli, tetapi juga beberapa pemenang balapan lain seperti Alex Rins, Brad Binder, dan Jack Miller.

Kompetisi World Superbike muncul sebagai alternatif karier baru bagi pembalap yang terdepak, terutama dengan transisi penggunaan ban Michelin di ajang tersebut.

"I'm a rider. I love racing," kata Morbidelli menanggapi spekulasi masa depannya.

>>> Scott McTominay Pulih dan Siap Bela Skotlandia Lawan Haiti di Piala Dunia 2026

Mantan anak didik Valentino Rossi itu menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di kompetisi tertinggi. "I haven't finished my job here," ujarnya di Balaton Park.