Meski tekanan terhadap rupiah menguat, sejumlah merek otomotif masih menahan harga jual.

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara menyebutkan bahwa koreksi nilai tukar rupiah terhadap dolar tidak langsung otomatis menaikkan harga mobil.

"Biasanya pelaku industri otomotif itu nggak segampang itu 'oh ini naik, hari ini kita (naikkan harga mobil)'. Kan kita bukan kayak fast moving things, perlu penghitungan.

Sebab kalau kemudian itu terlalu gegabah, itu yang terjadi malah sebaliknya, orang akan nahan beli. Begitu nahan beli, ini kan stoknya banyak.

Stok barang jadi, yang belum jadi, komponen, dan sebagainya. Komitmen buat beli raw material.

>>> Transmart Full Day Sale Diskon Sepeda Listrik hingga 25 Persen

Panjang. Jadi kita jaga optimismenya," ujar Kukuh.