>>> Aksi Tiup Bagpipe Suporter Skotlandia Viral di Piala Dunia 2026

"Saya pikir perlu perubahan di babak kedua, memasukkan Endrick. Pasti Brasil akan mencetak gol kedua dan memenangkan pertandingan," ujarnya.

Alessandro juga berharap pemain bintang utama Brasil segera pulih untuk membantu tim pada laga-laga berikutnya.

"Dia pembeda bagi Brasil. Pasti akan sangat membantu tim," katanya mengenai Neymar.

Pendukung lainnya, Ricardo Matos (43 tahun), memilih mengapresiasi semangat para penonton yang hadir memberikan dukungan moral.

"Suasananya sangat meriah, para pendukung sangat antusias dan itu penting bagi Brasil karena memberi semangat," ujar Ricardo.

Meski demikian, Ricardo tidak memungkiri adanya kelemahan taktis dalam kerja sama tim di lapangan.

"Dari yang saya lihat, kurang rasa kebersamaan, tapi siapa tahu untuk pertandingan berikutnya mereka bisa menyelaraskan susunan pemain dan mencapai keseimbangan," katanya.

Keputusan Taktis Ancelotti Dipertanyakan

Pada babak kedua, pelatih Carlo Ancelotti melakukan pergantian dengan memasukkan Fabinho, Danilo, Matheus Cunha, Luiz Henrique, dan Danilo Santos, tetapi tetap membiarkan Endrick di bangku cadangan.

Keputusan ini memicu kritik keras di media sosial dari para pendukung yang menilai Ancelotti melakukan kesalahan taktis dalam mengamankan kemenangan.

Sebelum pertandingan, surat kabar Spanyol As menyebut Endrick sebagai harapan besar Brasil di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

Media tersebut menyatakan bahwa dengan posisi Vinicius Junior dan Raphinha yang sudah pasti, satu posisi penyerang tengah masih diperebutkan oleh Endrick, Matheus Cunha, dan Igor Thiago.

"Dengan Vinícius Jr. dan Raphinha sebagai starter yang tak tergantikan, posisi penyerang tengah masih terbuka.

Endrick bersaing untuk posisi itu demi menit pertama di Piala Dunia," tulis laporan koran As.

>>> Real Madrid Perpanjang Kontrak Brahim Diaz hingga 2030

Koran tersebut juga menuliskan bahwa meski Endrick berada di rencana sekunder, performanya bersama Lyon menunjukkan ketajaman yang baik.