Alunan alat musik tradisional bagpipe yang dimainkan oleh pendukung tim nasional sepak bola Skotlandia di area Boston pada Juni 2026 memicu hubungan persahabatan yang viral dengan warga setempat.

Kejadian tersebut bermula ketika seorang warga lokal bernama Mike Morrison membagikan rekaman video di media sosial X yang menampilkan seorang pria meniup bagpipe di depan penginapan Airbnb di seberang rumahnya pada pukul 06.30 pagi waktu setempat.

>>> Real Madrid Perpanjang Kontrak Brahim Diaz hingga 2030

Video tersebut langsung menarik perhatian luas di internet hingga ditonton lebih dari sembilan juta kali pada Sabtu sore, serta ikut disiarkan oleh saluran berita NBC10 Boston.

Morrison menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa terganggu dengan aktivitas para penggemar sepak bola yang baru datang malam sebelumnya itu.

"They weren’t a nuisance and the piping may have lasted like a minute, total," tulis Morrison.

Menurut Morrison, para tetangga di sekitar lokasi juga sudah terbangun saat instrumen tersebut dimainkan.

"Their joy was infectious.

They didn’t ask before they piped necessarily but I and some neighbors were clearly already awake and I had already gave them a wave and a double thumbs up from across the street," kata Morrison.

Para pendukung Skotlandia yang dikenal dengan julukan Tartan Army memang memiliki reputasi sebagai salah satu kelompok suporter paling antusias dan ramah di dunia sepak bola.

Hal tersebut selaras dengan pernyataan salah satu suporter saat tiba di Bandara Logan Boston minggu ini mengenai komitmen mereka untuk menjaga ketertiban.

"We're passionate, and we’ll have a great time, and we’ll respect everything about youse," ujar salah satu suporter.